Aksi KorporasiHeadlinePasar

BRPT Bukukan Lonjakan Laba 77,8% di Kuartal I 2025

128
BRPT Bukukan Lonjakan Laba 77,8% di Kuartal I 2025
BRPT catat pendapatan naik 25% YoY dan laba bersih melonjak 77,8% di kuartal I 2025, ditopang pemulihan petrokimia dan ekspansi strategis.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Emiten energi dan petrokimia PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatat kinerja keuangan yang mengesankan pada kuartal pertama 2025, mencerminkan ketangguhan fundamental bisnisnya di tengah dinamika ekonomi global.

Pendapatan bersih BRPT melonjak 25% secara tahunan (YoY) menjadi US$ 774 juta, dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar US$ 619 juta.

Petrokimia Pulih, Energi Konsisten

Kinerja gemilang ini didorong oleh pemulihan signifikan pada volume produksi sektor petrokimia dan ketahanan operasional di lini energi.

Baca Juga: Prajogo Pangestu Tambah Kepemilikan Saham BRPT, Apa Dampaknya?

Pendapatan dari bisnis petrokimia meningkat 31,8% YoY menjadi US$ 622 juta, sementara segmen energi tumbuh 3,4% menjadi US$ 150 juta.

Peningkatan pendapatan ini turut mengerek EBITDA perusahaan sebesar 3,7% secara tahunan. Strategi efisiensi dan kedisiplinan dalam pengelolaan biaya di sektor energi menjadi penopang utama performa ini.

Laba Konsolidasi Melonjak 114%

Dukungan dari dua pilar utama bisnis BRPT tersebut berkontribusi pada lonjakan laba konsolidasi sebelum pajak hingga 114% YoY menjadi US$ 30 juta.

Sementara itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham induk mencapai US$ 16 juta, tumbuh 77,8% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Buyback Saham Rp 5 Triliun: Strategi Emiten Prajogo Pangestu

Perusahaan juga mempertahankan struktur keuangan yang solid dengan rasio utang bersih terhadap ekuitas tetap di level aman, yaitu 0,73 kali, memperkuat posisi BRPT dalam menghadapi ketidakpastian global.

Ekspansi Regional Melalui Akuisisi Strategis

Sebagai bagian dari strategi ekspansi regionalnya, BRPT melalui entitas anak PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang kini bernama Aster Chemicals and Energy Pte Ltd (ACE) telah merampungkan akuisisi atas Shell Energy Chemical Park (SECP) di Singapura.

Akuisisi ini diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja konsolidasi BRPT pada kuartal-kuartal mendatang.

Dengan akuisisi ini, Chandra Asri kini menempati posisi sebagai penyedia solusi kimia terbesar kelima di Asia Tenggara berdasarkan kapasitas produksi.

Baca Juga: PGEO Rambah Jasa Uji Lab Geothermal, RUPST Jadi Kunci

Langkah strategis ini juga diyakini akan menguatkan kemampuan Indonesia dalam menjawab tantangan kesenjangan pasokan bahan bakar dan kimia, sekaligus mempercepat agenda ketahanan energi nasional.

Komitmen Jangka Panjang dalam Transisi Energi

Direktur Utama BRPT, Agus Pangestu, menyampaikan bahwa keberhasilan transformasi bisnis perusahaan selaras dengan visi pembangunan nasional jangka panjang.

Dalam pernyataannya kepada publik, ia menegaskan bahwa BRPT akan terus fokus pada disiplin manajemen risiko, penguatan portofolio energi baru dan terbarukan, serta kontribusi aktif dalam mewujudkan ekonomi berkelanjutan.

BRPT meyakini bahwa strategi yang terintegrasi antara ekspansi internasional dan penguatan struktur keuangan domestik akan menjadikan perusahaan semakin resilien dalam menghadapi tantangan global serta memperkuat perannya dalam pembangunan industri nasional.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version