BankKeuangan

BSI (BRIS) Panen Cuan! Laba Melejit Capai Rp7 Triliun di 2024

143
bsi (bris) panen cuan! laba melejit capai rp7 triliun di 2024 kompres
Bank Syariah Indonesia (BRIS) mencatatkan laba bersih Rp7 triliun pada 2024, naik 22,8%. Simak kinerja keuangan dan prospeknya di sini.

BSI Catatkan Laba Rp7 Triliun di 2024, Naik 22,8%

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) atau BRIS kembali mencatatkan kinerja cemerlang di tahun 2024. Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis pada Kamis (6/2), laba bersih BSI mencapai Rp7 triliun, meningkat 22,8% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp5,70 triliun.

Dengan pencapaian ini, laba per saham dasar BRIS juga naik menjadi Rp151,88 dari Rp123,65 pada tahun 2023.

Peningkatan laba tersebut didorong oleh pertumbuhan pendapatan usaha dan efisiensi operasional yang lebih baik. BSI terus memperkuat posisinya sebagai bank syariah terbesar di Indonesia dengan pertumbuhan aset yang signifikan.


Pendapatan Usaha Meningkat, Beban Operasional Stabil

Sepanjang 2024, hak bagi hasil milik bank tercatat sebesar Rp17,40 triliun, naik dari Rp16,25 triliun di tahun sebelumnya. Pendapatan usaha lainnya juga mengalami lonjakan menjadi Rp5,55 triliun dari sebelumnya Rp4,20 triliun.

Sementara itu, beban usaha naik menjadi Rp11,79 triliun dari Rp10,24 triliun. Meskipun terdapat kenaikan beban, efisiensi operasional yang dilakukan BSI masih mampu meningkatkan profitabilitas.

Laba usaha BSI tercatat naik menjadi Rp9,27 triliun dibandingkan dengan Rp7,59 triliun di 2023. Sementara laba sebelum zakat dan pajak tercatat sebesar Rp9,28 triliun, meningkat dari Rp7,58 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.


Aset BSI Tembus Rp408,61 Triliun, Meningkat Signifikan

Dari sisi neraca keuangan, total aset BSI mengalami lonjakan signifikan menjadi Rp408,61 triliun pada akhir 2024. Ini menunjukkan peningkatan dari Rp353,62 triliun pada tahun 2023. Peningkatan aset ini didukung oleh ekspansi bisnis yang agresif serta peningkatan dana pihak ketiga (DPK) yang terus bertumbuh.

Liabilitas BSI juga mengalami kenaikan, mencapai Rp105,64 triliun dari Rp87,22 triliun di periode sebelumnya. Meskipun demikian, pertumbuhan aset yang lebih tinggi menunjukkan stabilitas keuangan dan kemampuan bank dalam mengelola likuiditas.


Prospek Saham BRIS: Apakah Masih Menarik untuk Investor?

Dengan pencapaian kinerja keuangan yang solid, saham BRIS menjadi perhatian para investor. Prospek saham BRIS dinilai positif mengingat pertumbuhan laba yang kuat dan ekspansi bisnis yang berkelanjutan.

Beberapa analis memproyeksikan saham BRIS dapat mengalami penguatan dalam beberapa bulan ke depan, terutama jika tren pertumbuhan laba dapat dipertahankan.

Dari segi valuasi, saham BRIS masih memiliki potensi upside yang menarik, terutama bagi investor yang percaya pada pertumbuhan industri perbankan syariah di Indonesia.

Dengan stabilitas keuangan yang baik dan inovasi produk yang terus dikembangkan, BRIS berpotensi menjadi pilihan investasi jangka panjang yang menarik.


BSI telah membuktikan diri sebagai pemimpin di industri perbankan syariah Indonesia dengan pencapaian laba bersih Rp7 triliun di 2024. Kinerja keuangan yang solid, peningkatan aset, serta strategi ekspansi yang agresif membuat BRIS tetap menjadi salah satu emiten yang menarik di sektor perbankan.

Bagi investor yang ingin mengambil posisi di saham BRIS, penting untuk mempertimbangkan potensi pertumbuhan dan risiko yang ada. Namun, dengan prospek bisnis yang cerah, BRIS bisa menjadi salah satu saham yang patut dipantau dalam portofolio investasi tahun ini.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version