Geser Kebawah
BankKeuangan

BSI KUR 2025, Modal Usaha UMKM Naik, Raih Rp17 Triliun

135
×

BSI KUR 2025, Modal Usaha UMKM Naik, Raih Rp17 Triliun

Sebarkan artikel ini
bsi kur 2025, modal usaha umkm naik, raih rp17 triliun kompres
BSI salurkan KUR Syariah Rp17 triliun di 2025, dukung UMKM naik kelas dengan program pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menyalurkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah tahun 2025.

Dengan mendapatkan alokasi penyaluran sebesar Rp17 triliun, target ini naik dari Rp16 triliun tahun sebelumnya.

Sponsor
Iklan

Langkah strategis ini menjadi bagian dari amanah negara untuk pemberdayaan ekonomi pelaku usaha di tataran akar rumput dan sejalan dengan prioritas program Asta Cita Presiden Prabowo yang fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan.

Program KUR Syariah BSI telah memberikan akses permodalan kepada lebih dari 420.000 UMKM dari tahun 2021 hingga Desember 2024, dan pencapaian tersebut telah menyerap lebih dari 131.000 pelaku usaha, terutama di sektor perdagangan, pertanian, dan jasa.


Rincian Program KUR BSI 2025

BSI KUR Super Mikro 2025

BSI KUR Super Mikro 2025 ditujukan bagi pelaku usaha mikro yang membutuhkan modal kerja dan investasi dengan plafon hingga Rp10 juta. Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses permodalan bagi UMKM yang baru memulai usahanya.
Cara Pengajuan:

  • Melalui kantor cabang terdekat
  • Melalui aplikasi Salam Digital
    Syarat Umum:
  • Warga Negara Indonesia (WNI) cakap hukum
  • Usia minimal 21 tahun atau telah menikah
  • Usaha telah berjalan minimal 6 bulan
    Dokumen yang Diperlukan:
  • Copy KTP nasabah dan pasangan
  • Copy Kartu Keluarga atau akta nikah
  • Legalitas usaha

BSI KUR Mikro 2025

Program BSI KUR Mikro 2025 menyediakan fasilitas pembiayaan untuk UMKM dengan plafon di atas Rp10 juta hingga Rp50 juta. Tujuan program ini adalah membantu pelaku usaha mengembangkan modal kerja dan investasi yang lebih besar, sehingga usaha mereka bisa lebih berkembang dan bersaing di pasar.
Cara Pengajuan:

  • Melalui kantor cabang terdekat
  • Melalui aplikasi Salam Digital
    Syarat dan Dokumen:
  • Sama seperti KUR Super Mikro: WNI, usia minimal 21 tahun, usaha minimal 6 bulan, dan dokumen identitas serta legalitas usaha.

BSI KUR Kecil 2025

Program BSI KUR Kecil 2025 diperuntukkan bagi UMKM yang membutuhkan pembiayaan dengan plafon mulai dari Rp50 juta hingga Rp500 juta.

Fasilitas ini dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan modal yang lebih besar dan membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas operasional mereka.
Cara Pengajuan:

  • Melalui kantor cabang terdekat
  • Melalui aplikasi Salam Digital
    Syarat dan Dokumen yang Diperlukan:
  • WNI yang cakap hukum
  • Usia minimal 21 tahun atau telah menikah
  • Usaha minimal berjalan selama 6 bulan
  • Copy KTP nasabah dan pasangan
  • Copy Kartu Keluarga atau akta nikah
  • Copy NPWP
  • Legalitas usaha
  • Fotokopi dokumen agunan

Dampak dan Manfaat Program KUR BSI

Pemberdayaan UMKM dan Peningkatan Ekonomi Kerakyatan

Penyaluran KUR Syariah oleh BSI tidak hanya menyediakan modal usaha yang sangat dibutuhkan oleh UMKM, tetapi juga memberikan dorongan untuk naik kelas.

Dengan dana sebesar Rp17 triliun yang dialokasikan untuk tahun 2025, BSI berharap UMKM yang menerima pembiayaan dapat memperluas usaha mereka, meningkatkan produktivitas, dan membuka lapangan kerja baru.

Wilayah dengan penyerapan KUR tertinggi, seperti Aceh, Jawa Barat, dan Jawa Timur, menunjukkan bahwa program ini telah memberikan dampak signifikan bagi ekonomi daerah.

Pendampingan dan Inkubasi Usaha

Selain akses permodalan, BSI juga menyediakan program pendampingan untuk UMKM, yang meliputi inkubasi usaha, akses pemodalan lebih lanjut, serta program business matching.

Pendampingan ini sangat penting untuk memastikan bahwa modal yang diberikan dapat digunakan secara optimal dan berkontribusi pada peningkatan daya saing UMKM di pasar domestik maupun internasional.

Melalui BSI UMKM Center yang beroperasi di empat kota besar, yakni Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar, BSI berupaya menciptakan ekosistem pendanaan syariah yang terintegrasi.

Dampak Sosial dan Ekonomi

Program KUR BSI telah terbukti meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM. Pada tahun 2024, realisasi keterserapan KUR Syariah mencapai Rp15,42 triliun, sekitar 97% dari target pemerintah.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa program tersebut mampu merespon kebutuhan ekonomi rakyat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Peningkatan jumlah penerima manfaat, yang mencapai 420.000 UMKM, secara langsung berdampak pada peningkatan daya beli masyarakat dan penciptaan lapangan kerja.


Implikasi Kebijakan dan Prospek Masa Depan

Program KUR Syariah BSI merupakan salah satu instrumen utama dalam upaya pemerintah mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Dengan peningkatan alokasi dana menjadi Rp17 triliun pada tahun 2025, diharapkan program ini dapat membantu UMKM untuk naik kelas dan berinovasi lebih lanjut.

Selain itu, pendampingan yang diberikan oleh BSI akan memastikan bahwa modal yang disalurkan tidak hanya menjadi suntikan dana, tetapi juga membuka akses ke jaringan bisnis, pelatihan, dan layanan konsultasi yang mendukung pengembangan usaha.

Melalui strategi ini, BSI tidak hanya mendukung pertumbuhan sektor UMKM, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Dengan peran strategis UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia, setiap peningkatan kinerja di sektor ini akan berdampak luas pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.


Permodalan Akar Rumput

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali menunjukkan dedikasinya dalam mendukung pemberdayaan UMKM melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah tahun 2025 dengan alokasi dana sebesar Rp17 triliun.

Program ini tidak hanya memberikan akses permodalan bagi pelaku usaha di tingkat akar rumput, tetapi juga mencakup pendampingan dan inkubasi yang mendukung perkembangan usaha secara berkelanjutan.

Dengan target penerimaan yang telah mencapai 420.000 UMKM dari 2021 hingga Desember 2024 dan realisasi keterserapan sebesar 97% dari target pemerintah, program KUR Syariah BSI diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam penguatan ekonomi kerakyatan.

Strategi pengembangan ini sejalan dengan prioritas program Asta Cita Presiden Prabowo, yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui dukungan modal usaha.

Selain itu, BSI melalui BSI UMKM Center yang tersebar di Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar, berperan penting dalam menciptakan ekosistem pendanaan syariah yang terintegrasi.

Dengan adanya pembiayaan, pendampingan, dan upaya optimalisasi layanan melalui aplikasi digital, UMKM di Indonesia memiliki peluang besar untuk tumbuh dan berkembang di pasar domestik maupun global.

Bagi para pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan bisnis mereka, BSI KUR 2025 menjadi solusi unggulan.

Jika Anda ingin menambah modal usaha dengan pinjaman bank bebas riba, segera kunjungi kantor cabang terdekat atau ajukan pembiayaan melalui aplikasi Salam Digital.

Dengan persyaratan yang mudah dan biaya administrasi gratis, BSI KUR 2025 dirancang untuk membantu UMKM mencapai potensi maksimalnya, mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, dan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat Indonesia.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru