BankKeuangan

BSI Terapkan ESG untuk Tebar Maslahat dan Investasi Berkelanjutan

137
BSI Terapkan ESG untuk Tebar Maslahat dan Investasi Berkelanjutan
BSI terapkan strategi ESG untuk tebar maslahat dan investasi berkelanjutan, dorong keuangan hijau serta inovasi digital demi pertumbuhan inklusif nasional.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) terus menegaskan komitmennya dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan melalui penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance).

Dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomi hijau dan mewujudkan keuangan berkelanjutan, BSI telah meluncurkan serangkaian inisiatif inovatif yang mengintegrasikan teknologi digital dengan kebijakan keberlanjutan.

Strategi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan profitabilitas, melainkan juga menebar maslahat sosial dan lingkungan.

Transformasi Digital dalam Penerapan ESG

Inovasi Layanan Digital untuk Keuangan Hijau

BSI telah melakukan transformasi digital yang signifikan untuk mendukung prinsip ESG. Melalui platform digital inovatif, seperti aplikasi mobile BYOND, BSI memudahkan nasabah untuk mengakses berbagai produk keuangan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Sistem digital ini memungkinkan transaksi secara online, meningkatkan transparansi, serta mengurangi penggunaan kertas dalam proses operasional, sehingga turut menurunkan jejak karbon bank.

“Digitalisasi bukan hanya tentang efisiensi, tetapi juga tentang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar salah satu pejabat senior BSI.

Pengembangan Produk Investasi Hijau

Sebagai bagian dari strategi ESG, BSI mengembangkan produk-produk investasi yang mendukung proyek-proyek energi terbarukan dan pembangunan infrastruktur hijau.

Produk-produk ini dirancang untuk menarik investor yang mencari alternatif investasi dengan nilai tambah sosial dan lingkungan.

Melalui pendanaan proyek hijau, BSI mendukung inisiatif pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan pengurangan emisi karbon di seluruh negeri.

Implementasi ESG di Sektor Keuangan

Penerapan Kebijakan ESG untuk Meningkatkan Nilai Tambah

BSI menerapkan kebijakan ESG secara menyeluruh dengan fokus pada tiga pilar utama: lingkungan, sosial, dan tata kelola.

Kebijakan lingkungan mencakup inisiatif pengurangan emisi, penggunaan energi terbarukan, dan efisiensi sumber daya.

Sementara itu, aspek sosial dioptimalkan melalui program CSR yang mendukung pendidikan keuangan, pemberdayaan perempuan, dan pengembangan komunitas.

“Melalui program-program tersebut, kami berharap dapat menciptakan ekosistem keuangan yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Direktur Inovasi BSI.

Kolaborasi dan Sinergi Antar Pihak

Inisiatif ESG BSI juga melibatkan kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pemerintah, investor institusional, dan perusahaan swasta.

Kolaborasi ini penting untuk memperkuat fondasi keuangan hijau dan meningkatkan daya saing di pasar global.

BSI bekerja sama dengan mitra-mitra strategis untuk mengimplementasikan solusi digital dan program investasi hijau yang berdampak luas.

Dampak dan Harapan ke Depan

Kontribusi terhadap Pembangunan Berkelanjutan

Penerapan prinsip ESG di BSI diharapkan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan mengintegrasikan keuangan hijau dan investasi berkelanjutan, BSI tidak hanya mendukung pertumbuhan sektor keuangan, tetapi juga berkontribusi pada upaya pemerintah dalam mencapai target pembangunan berkelanjutan.

Inisiatif ESG ini merupakan bagian dari visi BSI untuk menciptakan nilai sosial dan lingkungan yang seimbang, sehingga dapat mendorong pembangunan inklusif dan merata di seluruh Indonesia.

Tantangan dan Strategi Adaptasi

Meski terdapat banyak peluang, penerapan ESG juga menghadirkan tantangan tersendiri, seperti biaya investasi awal yang tinggi dan kebutuhan untuk pembaruan teknologi secara terus-menerus. BSI mengakui tantangan ini dan telah menyusun strategi adaptasi yang melibatkan peningkatan efisiensi operasional dan kolaborasi lintas sektor.
“Strategi kami adalah terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi hambatan serta memaksimalkan potensi keuangan hijau,” tambah pejabat BSI.

Harapan untuk Masa Depan

Ke depan, BSI berharap strategi ESG yang diterapkan akan menjadi standar baru dalam industri keuangan di Indonesia.

Dengan dukungan teknologi digital dan kerjasama strategis, BSI berkomitmen untuk terus mengembangkan produk investasi hijau yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor, memperkuat stabilitas pasar keuangan, dan mendukung transformasi ekonomi nasional menuju era pembangunan berkelanjutan.


Penerapan ESG di BSI merupakan langkah strategis yang menggabungkan inovasi digital dan prinsip keberlanjutan untuk menciptakan nilai tambah bagi nasabah dan masyarakat.

Dengan mengintegrasikan inisiatif keuangan hijau ke dalam setiap lini bisnisnya, BSI tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan secara menyeluruh.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version