Baramulti Suksessarana Bagi Dividen Rp 154/Saham: Peluang Investasi atau Sekadar Bonus?
JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR), emiten batu bara, kembali menjadi sorotan pasar saham. Kali ini, perusahaan tersebut mengumumkan pembagian dividen interim kedua untuk tahun buku 2024 sebesar Rp 154,39 per saham. Total dividen yang akan dibagikan mencapai US$ 25 juta atau sekitar Rp 405,2 miliar, menegaskan komitmen BSSR untuk memberikan nilai tambah kepada para investornya.
Jadwal Penting Pembagian Dividen
Dividen interim kedua ini memiliki beberapa tanggal penting yang harus diperhatikan oleh para investor:
- Cum Dividen di pasar reguler dan negosiasi: 9 Januari 2025.
- Ex Dividen di pasar reguler dan negosiasi: 10 Januari 2025.
- Tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS): 13 Januari 2025 pukul 16.00 WIB.
- Pembayaran Dividen: 15 Januari 2025.
Cum dividen adalah tanggal terakhir di mana investor dapat membeli saham BSSR untuk mendapatkan hak atas dividen. Sementara itu, ex dividen menandai tanggal di mana hak atas dividen tidak lagi melekat pada saham yang dibeli.
Kinerja Keuangan yang Solid
Pembagian dividen interim kedua ini didasarkan pada laporan keuangan per 30 September 2024. Berikut adalah beberapa data keuangan utama yang mendukung keputusan tersebut:
- Laba Bersih: US$ 111,24 juta yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
- Dividen Interim Sebelumnya: US$ 30 juta (sekitar Rp 179,19 per saham) yang telah dibayarkan pada 21 November 2024.
Keputusan pembagian dividen ini telah disetujui oleh direksi dan dewan komisaris pada 26 Desember 2024, dengan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia per 24 Desember 2024.
Profil Emiten dan Pemilik Utama
BSSR merupakan salah satu pemain utama di sektor batu bara, dengan penerima manfaat akhirnya adalah Ghan Djoe Hiang (81). Berdasarkan data Forbes per April 2023, Ghan Djoe Hiang memiliki kekayaan bersih sebesar US$ 1 miliar, menjadikannya salah satu wanita terkaya di Indonesia. Ia adalah istri mendiang Athanasius Tossin Suharya, pendiri grup Baramulti, yang meninggal dunia pada 2020.
Apa Artinya untuk Investor?
Pembagian dividen ini memberikan sinyal positif mengenai stabilitas keuangan dan komitmen perusahaan terhadap pemegang saham. Namun, apakah ini berarti saham BSSR layak untuk diinvestasikan? Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:
- Peluang Cuan Dividen: Dengan dividen Rp 154,39 per saham, investor yang membeli saham BSSR sebelum 9 Januari 2025 akan mendapatkan keuntungan langsung.
- Kinerja Sektor Batu Bara: Meski sektor ini masih menjadi salah satu andalan ekonomi, risiko volatilitas harga komoditas perlu diperhatikan.
- Fundamental Perusahaan: Laba bersih yang solid menunjukkan kemampuan perusahaan untuk terus memberikan dividen di masa depan.
Pembagian dividen oleh BSSR merupakan langkah strategis yang menarik perhatian pasar. Bagi investor, ini bisa menjadi peluang untuk mendapatkan pengembalian langsung dari dividen sekaligus mempertimbangkan prospek jangka panjang perusahaan. Namun, keputusan investasi harus tetap didasarkan pada analisis mendalam terhadap fundamental emiten dan dinamika pasar batu bara.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.






