BankKeuangan

BTN Genjot Kredit Bermargin Tinggi, Laba Naik 5%

131
BTN Genjot Kredit Bermargin Tinggi, Laba Naik 5%
BTN bukukan laba bersih Rp903,7 miliar per Maret 2025, naik 5,05% YoY berkat strategi penyaluran kredit bermargin tinggi dan penurunan biaya dana.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN/BBTN) terus memperkuat strategi bisnisnya di tengah tekanan biaya dana tinggi dengan menyasar segmen kredit bermargin tinggi.

Strategi ini terbukti efektif mendorong peningkatan kinerja keuangan bank yang berfokus pada pembiayaan sektor properti tersebut.

Fokus ke Kredit Bermargin Tinggi

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengungkapkan bahwa pada kuartal I-2025, total penyaluran ke segmen Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Agunan Rumah (KAR), dan Kredit Ringan (KRING) telah mencapai Rp16,4 triliun. Angka tersebut tumbuh sebesar 9,5% secara tahunan (year-on-year/YoY).

“Pertumbuhan di segmen high-yield loans didorong oleh strategi kami dalam memperkuat kemitraan dengan sejumlah institusi utama mitra BTN,” ujar Nixon dalam pernyataan resmi, Kamis (24/4/2025).

CASA Tumbuh Dua Digit, Biaya Dana Turun

Untuk menopang profitabilitas, BTN juga berupaya menekan biaya dana (cost of fund) yang berhasil diturunkan menjadi 4,0% per Maret 2025 dari 4,2% pada periode yang sama tahun lalu.

Penurunan ini ditopang oleh pertumbuhan dana murah (Current Account Savings Account/CASA) yang melonjak 10,1% YoY, menjadi Rp196,67 triliun dibandingkan Rp178,60 triliun pada Maret 2024.

NIM Meningkat, Pendapatan Bunga Tumbuh Dua Digit

Upaya BTN memperluas portofolio kredit dan menekan biaya dana turut mendongkrak margin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM). Pada kuartal I-2025, NIM BTN tercatat naik menjadi 3,6% dibandingkan 3,3% pada periode sama tahun sebelumnya.

Pendapatan bunga bersih pun mengalami kenaikan signifikan sebesar 17,04% YoY menjadi Rp3,77 triliun. Hal ini mencerminkan efektivitas manajemen aset dan liabilitas BTN dalam menjaga keseimbangan antara biaya pendanaan dan imbal hasil dari penyaluran kredit.

Laba Bersih Tumbuh Positif

Dengan berbagai strategi yang dijalankan, BTN mencatat laba bersih sebesar Rp903,7 miliar per Maret 2025, atau tumbuh 5,05% secara tahunan.

Peningkatan ini merupakan pemulihan yang signifikan, mengingat pada Februari 2025 laba berjalan secara bank only sempat turun 54,66% YoY menjadi Rp251,97 miliar.

Kinerja positif ini menjadi indikasi bahwa BTN mulai memasuki jalur pertumbuhan yang lebih sehat, khususnya melalui penguatan pada portofolio kredit produktif dan pengelolaan efisien terhadap struktur pendanaan.

Dukungan dari mitra institusional dan peningkatan komposisi dana murah juga akan menjadi faktor penting dalam menjaga kinerja BTN di sepanjang tahun 2025.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version