Geser Kebawah
BisnisEnergiHeadline

Bukit Asam Dorong Hilirisasi Batu Bara dan Energi Terbarukan

299
×

Bukit Asam Dorong Hilirisasi Batu Bara dan Energi Terbarukan

Sebarkan artikel ini
bukit asam dorong hilirisasi batu bara dan energi terbarukan kompres
PT Bukit Asam (PTBA) mengembangkan artificial graphite dan anode sheet untuk baterai serta membangun PLTS guna mendukung ketahanan energi nasional.

Bukit Asam Ungkap Strategi Hilirisasi Batu Bara dan Pengembangan Energi Terbarukan

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terus memperkuat perannya dalam mendukung hilirisasi batu bara dan pengembangan energi baru terbarukan (EBT).

Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri dan mewujudkan ketahanan energi nasional.

Sponsor
Iklan

Salah satu terobosan terbaru PTBA adalah proyek konversi batu bara menjadi artificial graphite dan anode sheet yang digunakan sebagai bahan baku baterai, terutama baterai lithium-ion (li-ion).

Proyek ini dijalankan bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan telah memasuki tahap soft launching pada 15 Juli 2024 di Kawasan Industri Tanjung Enim.

Menurut Direktur Pengembangan Usaha PTBA, Rafli Yandra, pengembangan artificial graphite dan anode sheet menjadi langkah strategis dalam mempercepat hilirisasi batu bara sekaligus mendukung kemajuan industri kendaraan listrik di dalam negeri.

“Sebagai bagian dari Kementerian BUMN, PTBA berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah yang mendorong hilirisasi batu bara untuk menciptakan nilai tambah di dalam negeri.

Selain itu, langkah ini juga memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Rafli dalam wawancara yang dikutip dari Antara, Rabu (29/1/2025).


Diversifikasi ke Energi Baru Terbarukan (EBT)

Selain proyek hilirisasi batu bara, PTBA juga serius dalam diversifikasi bisnis ke energi baru terbarukan (EBT). Salah satu upayanya adalah pemanfaatan lahan pascatambang untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Beberapa lahan yang sedang dijajaki untuk proyek ini antara lain:

  • Lahan pascatambang Ombilin, Sumatera Barat
  • Lahan pascatambang Tanjung Enim, Sumatera Selatan

Potensi kapasitas PLTS di kedua lokasi ini diperkirakan mencapai 200 megawatt-peak (MWp), yang akan berkontribusi besar terhadap suplai listrik berbasis energi bersih di Indonesia.


PLTS di Berbagai Lokasi Strategis

PTBA telah aktif membangun PLTS di berbagai lokasi strategis, termasuk:

  1. PLTS Bandara Soekarno-Hatta
    PTBA bekerja sama dengan PT Angkasa Pura II (Persero) membangun PLTS dengan kapasitas 241 kilowatt-peak (kWp) di Gedung Airport Operation Control Center (AOCC). PLTS ini telah beroperasi penuh sejak Oktober 2020.
  2. PLTS Jalan Tol Bali-Mandara
    PTBA berkolaborasi dengan Jasa Marga Group dalam pengembangan PLTS berkapasitas 400 kWp di Jalan Tol Bali-Mandara. Proyek ini berhasil diselesaikan dan diresmikan pada 21 September 2022.
  3. PLTS PT Semen Baturaja Tbk (SMBR)
    Dalam upaya memperluas implementasi energi hijau, PTBA turut membangun PLTS berkapasitas 23,07 kWp di PT Semen Baturaja, yang telah mencapai tahap Commercial Operation Date (COD) pada Juni 2023.

Komitmen PTBA terhadap Ketahanan Energi dan Ekonomi Nasional

PTBA terus melakukan berbagai inovasi untuk mempercepat hilirisasi batu bara dan pengembangan energi baru terbarukan. Rafli Yandra menegaskan bahwa perusahaan akan terus berkontribusi dalam upaya menciptakan ketahanan energi nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“Berbagai terobosan ini akan terus kami lanjutkan. PT Bukit Asam berkomitmen untuk terus berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rafli.

Melalui hilirisasi batu bara dan investasi di sektor energi terbarukan, PTBA membuktikan bahwa transisi energi di Indonesia bukan sekadar wacana, tetapi sedang berlangsung dengan langkah nyata yang berdampak besar bagi masa depan.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Tinggalkan Balasan