Geser Kebawah
Aksi KorporasiPasar

Buyback Saham MIKA: Rp1 Triliun Disiapkan dari Kas Internal

44
×

Buyback Saham MIKA: Rp1 Triliun Disiapkan dari Kas Internal

Sebarkan artikel ini
Buyback Saham MIKA Rp1 Triliun Disiapkan dari Kas Internal
MIKA alokasikan Rp1 triliun untuk buyback saham MIKA guna stabilkan harga. Simak periode pelaksanaan dan dasar regulasi OJK di sini.

Langkah Stabilitas Emiten Rumah Sakit di Tengah Volatilitas Pasar

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)secara resmi memulai agenda buyback saham MIKA dengan total alokasi dana mencapai Rp1 triliun.

Langkah ini diambil untuk menyerap saham perseroan di pasar reguler guna merespons kondisi pasar yang sedang berfluktuasi secara signifikan.

Berdasarkan keterbukaan informasi pada Jumat (6/3/2026), alokasi dana tersebut belum mencakup biaya perantara pedagang efek dan biaya administratif lainnya.

Direktur Mitra Keluarga, Joyce V. Handajani, menyatakan bahwa seluruh pendanaan untuk aksi korporasi ini bersumber sepenuhnya dari dana internal perusahaan.

Perseroan menegaskan tidak menggunakan dana hasil penawaran umum (IPO) maupun fasilitas pinjaman perbankan untuk membiayai pembelian kembali ini.

Ketersediaan modal kerja dan cadangan dana saat ini dipastikan tetap memadai sehingga operasional rumah sakit tidak akan terganggu.

Kepatuhan Regulasi dan Periode Pelaksanaan Aksi Korporasi

Proses buyback saham MIKA dilaksanakan tanpa melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Manajemen mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2023 serta Surat OJK No. S-102/D.04/2025 sebagai landasan hukum utama.

Periode pelaksanaan pembelian kembali saham ini akan berlangsung selama tiga bulan dan dijadwalkan berakhir pada 7 Juni 2026.

Perseroan akan melakukan pembelian pada tingkat harga yang dinilai baik dan wajar dengan mempertimbangkan kondisi pasar modal terkini.

Ketentuan ini memberikan ruang bagi manajemen untuk mengeksekusi instruksi beli secara fleksibel sesuai dengan dinamika pergerakan harga harian.

Penerapan skema ini juga bertujuan untuk memberikan perlindungan nilai bagi para pemegang saham di tengah ketidakpastian ekonomi.

Stabilisasi Harga dan Pengelolaan Modal Jangka Panjang

Tujuan utama dari buyback saham MIKA adalah untuk menstabilkan harga saham yang mengalami tekanan dalam beberapa waktu terakhir.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pemegang saham terhadap nilai fundamental perusahaan di tengah penurunan harga pasar.

Data bursa mencatat harga saham MIKA telah melemah sebesar 9,7 persen sejak awal tahun 2026 hingga menyentuh level Rp2.150 per lembar.

Tekanan jual tersebut terjadi seiring dengan volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang memengaruhi hampir seluruh sektor saham unggulan.

Kepemilikan saham treasuri dari hasil pembelian ini memberikan fleksibilitas bagi perusahaan dalam mengelola permodalan untuk jangka panjang.

Saham hasil pembelian kembali dapat dijual kembali di masa mendatang dengan nilai optimal jika perusahaan memerlukan tambahan modal kerja.

Evaluasi secara berkala akan terus dilakukan oleh jajaran manajemen untuk memastikan efektivitas aksi korporasi ini terhadap kinerja saham perseroan.

Lihat berita terbaru lainnya di Google Berita | Bursa Nusantara

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Tinggalkan Balasan