Harmoni Hunian dan Alam di Tengah Kota Mandiri Baru
JAKARTA, BursaNusantara.com – Prosesi topping off Casacomo menjadi penanda konkret bagaimana transformasi kawasan terpadu Shila at Sawangan tak hanya mengejar estetika properti, tetapi mengakar kuat pada narasi ekologi dan gaya hidup sadar lingkungan.
Momentum ini menegaskan bahwa hunian masa depan tak lagi sekadar soal ruang dan fasilitas, melainkan bagaimana ruang hidup itu mampu menjawab keresahan generasi urban: kejenuhan akan polusi, ruang sempit, dan kehilangan koneksi dengan alam.
Casacomo Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Filosofi Hunian Seimbang
Casacomo bukanlah proyek residensial biasa. Terletak di jantung Peninsula District, hunian ini menyatu secara organik dengan lanskap danau alami seluas 26 hektare dan lebih dari separuh total kawasan yang didedikasikan sebagai ruang terbuka hijau.
Dengan akses langsung ke jalur jogging, lanskap pepohonan, dan udara terbuka, hunian ini mendefinisikan ulang konsep connected living dari sisi yang lebih spiritual: hidup berdampingan dengan alam sebagai gaya hidup, bukan sekadar fasilitas tambahan.
Filosofi ini menjadi pembeda utama Casacomo dari proyek hunian lain yang umumnya hanya menjual “lokasi strategis” tanpa memikirkan daya dukung lingkungan.
Dengan pendekatan ekologis yang kuat, proyek ini menjadi bagian dari solusi terhadap urbanisasi yang kian masif, terutama di kawasan penyangga ibu kota seperti Depok dan sekitarnya.
Vasanta dan Samty: Simbiosis Dua Raksasa Properti di Satu Visi Panjang
PT Vasanta Group, melalui PT Pakuan Tbk (IDX:UANG), tak sendiri dalam membangun mimpi jangka panjang ini.
Kolaborasinya dengan Samty Asia Investments dari Jepang melahirkan entitas strategis baru, PT Vasamty Land Sawangan, yang tidak hanya menjanjikan kekuatan modal, tapi juga visi lintas batas soal tata kota modern.
Kolaborasi lintas negara ini mempertegas arah pembangunan yang tak hanya memikirkan nilai ekonomi jangka pendek, namun juga daya tahan sosial dan lingkungan dalam jangka panjang.
Visi mereka bukan membangun kota, melainkan membangun peradaban baru yang sadar akan tanggung jawab ekologis.
Mario Susanto, Vice President Director Vasanta Group, menyebutkan bahwa Casacomo akan menjadi ikon kota mandiri modern yang mengedepankan integrasi antara manusia dan alam, bukan sekadar penataan arsitektural yang indah.
Konsep “Lifestyle by the Lake” Menjadi Magnet Gaya Hidup Baru
Peninsula District bukan sekadar hunian. Ia adalah gaya hidup yang dikurasi secara detail untuk mereka yang mencari ketenangan, tanpa harus meninggalkan kenyamanan urban.
Konsep “lifestyle by the lake” menggabungkan elemen rekreasi, sosial, dan relaksasi dalam satu ekosistem: restoran tepi danau, kafe semi terbuka, serta fasilitas olahraga seperti INI Padel yang menjadi fasilitas padel pertama di kawasan ini.
Fasilitas tersebut tidak hadir sekadar untuk menunjang aktivitas fisik, tapi juga menciptakan komunitas yang sehat dan aktif sebuah komoditas yang sangat langka dalam lanskap properti urban dewasa ini.
Tidak heran, acara topping off yang dihadiri para tenant dan mitra bisnis strategis itu juga dijadikan ajang perkenalan filosofi baru hunian urban: bahwa rumah bukan lagi tempat berdiam, melainkan tempat hidup sepenuhnya.
Marketing Gallery Casacomo: Pusat Orientasi dan Ekosistem Komunikasi
Bersamaan dengan topping off Casacomo, Vasanta Group juga meresmikan Marketing Gallery sebagai pusat interaksi langsung antara pengembang dan calon penghuni maupun mitra usaha.
Lebih dari sekadar kantor pemasaran, tempat ini dirancang sebagai titik temu ide dan aspirasi.
Gallery ini menampilkan maket interaktif, konsep pengembangan jangka panjang, dan zona konsultasi personal yang mencerminkan komitmen tinggi Vasanta dalam memberikan pengalaman menyeluruh, bahkan sebelum hunian itu dihuni.
Dalam skema besar kawasan township seluas 102 hektare ini, Marketing Gallery menjadi pintu masuk utama untuk mengenal filosofi hidup yang ditawarkan oleh Casacomo dan seluruh ekosistem Shila at Sawangan.
Kota Mandiri Hijau: Realisasi Impian Generasi Urban yang Resah
Perjalanan Casacomo adalah bagian dari transformasi cara kita memahami hunian.
Bukan lagi sekadar properti, tetapi narasi panjang tentang bagaimana manusia bisa hidup berdampingan dengan alam tanpa harus mundur dari modernitas.
Dengan langkah-langkah konkret seperti pengembangan kawasan hijau, fasilitas publik yang hidup, dan integrasi gaya hidup sehat, Casacomo mengukuhkan dirinya sebagai bagian dari solusi jangka panjang urban Indonesia.
Dalam lanskap kota mandiri yang makin menjamur, Casacomo menawarkan sesuatu yang langka: rumah yang bukan hanya menyentuh permukaan tanah, tapi juga menyentuh kesadaran hidup.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.











