Geser Kebawah
BisnisPerdagangan & Industri

Chandra Asri-Glencore Kuasai Kilang Shell Singapura

135
×

Chandra Asri-Glencore Kuasai Kilang Shell Singapura

Sebarkan artikel ini
Chandra Asri Glencore Kuasai Kilang Shell Singapura
Shell resmi menjual kilangnya di Singapura ke Chandra Asri-Glencore, memperkuat posisi Chandra Asri sebagai pemain besar petrokimia di Asia Tenggara.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Shell telah merampungkan penjualan aset kilangnya di Pulau Bukom dan Jurong, Singapura, kepada perusahaan patungan antara Chandra Asri dan Glencore. Akuisisi ini diperkirakan akan memperkuat dominasi Chandra Asri di industri petrokimia Asia Tenggara.

Akuisisi Besar yang Mengubah Peta Industri

Kilang yang telah beroperasi sejak 1961 itu kini berada di bawah kendali Aster Chemicals and Energy Pte Ltd, entitas yang dibentuk oleh Chandra Asri dan Glencore. Dengan pengambilalihan ini, Chandra Asri semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perusahaan petrokimia terbesar di kawasan.

Sponsor
Iklan

Perwakilan Shell menyatakan bahwa staf di kilang tersebut tetap bekerja di bawah kepemilikan baru. Sementara itu, pegawai di kantor utama telah dipindahkan ke lokasi baru.

Langkah Strategis Chandra Asri dan Glencore

Dalam beberapa bulan terakhir, Chandra Asri mulai mengamankan pasokan bahan baku utama. Perusahaan ini telah melakukan beberapa pembelian nafta untuk mendukung operasional kilang baru mereka. Nafta merupakan komponen penting dalam produksi petrokimia, yang selama ini diimpor dalam jumlah besar ke fasilitas Pulau Jurong.

Selain itu, Glencore juga terpantau aktif dalam pembelian minyak mentah dari berbagai negara, termasuk Kanada dan Kazakhstan. Langkah ini diyakini sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan kelangsungan pasokan bahan baku.

Perubahan Dinamika Pasar Petrokimia

Dengan transaksi ini, Chandra Asri tidak hanya memperluas kapasitas produksinya tetapi juga meningkatkan daya saingnya di tingkat global. Keberadaan fasilitas di Singapura memberikan akses lebih luas ke pasar internasional dan memperkuat rantai pasokan perusahaan.

Sementara itu, Shell memastikan bahwa mereka tetap menjalin kerja sama dengan pemilik baru dalam hal pasokan minyak mentah dan distribusi produk. Perjanjian ini akan tetap berlaku setelah proses penjualan resmi selesai.

Akuisisi ini menandai era baru dalam industri petrokimia Asia Tenggara, di mana pemain lokal seperti Chandra Asri mulai mengambil peran lebih dominan dalam persaingan global.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Tinggalkan Balasan