Kinerja Semester I 2025 Jadi Titik Balik CHEK
JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK) sukses menandai kinerja keuangan semester I 2025 dengan hasil impresif, menjadikannya momen kebangkitan setelah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pendapatan bruto CHEK tercatat sebesar Rp86,86 miliar atau tumbuh 30,12% secara tahunan (YoY) dari Rp66,75 miliar.
Pencapaian ini berasal dari dua lini bisnis utama yaitu diagnostik klinis dan life science yang masing-masing menyumbang Rp76,92 miliar dan Rp9,93 miliar.
Setelah dikurangi potongan dan retur, pendapatan bersih CHEK mencapai Rp78,31 miliar atau naik 26,70% dibandingkan periode sama tahun lalu.
Laba Bersih Perdana Pasca IPO
Performa luar biasa itu membawa CHEK mencetak laba bersih Rp5,25 miliar per akhir Juni 2025, berbalik dari rugi Rp1,46 miliar pada periode yang sama 2024.
Ini menjadi catatan pertama laba bersih setelah pencatatan saham perdana di bursa, menandai keberhasilan transformasi bisnis di tengah ketatnya kompetisi industri layanan diagnostik.
Strategi efisiensi operasional dan optimalisasi lini layanan purnajual menjadi kunci utama lonjakan kinerja tersebut.
Efisiensi Dorong Recurring Income
Direktur Utama CHEK, F.X. Yoshua, menegaskan bahwa keberhasilan ini ditopang oleh penguatan efisiensi biaya dan pengembangan layanan purnajual yang menghasilkan recurring income.
Menurut Yoshua, penguatan keuangan yang terjadi memberi landasan kuat bagi CHEK untuk memperluas skala bisnis dan memperkuat posisi di pasar nasional.
Ia menyebut dana hasil Initial Public Offering (IPO) juga berperan besar dalam menstimulasi pertumbuhan.
Strategi Pasar Lewat Program Pemerintah
CHEK juga aktif mengikuti proses tender program pemerintah sebagai bagian dari strategi penetrasi pasar.
Langkah ini dinilai mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional perusahaan serta memperluas kontribusi CHEK terhadap sektor kesehatan nasional.
Yoshua menegaskan bahwa arah strategis CHEK ke depan adalah menciptakan kesinambungan pendapatan serta pertumbuhan yang berkelanjutan melalui sinergi antara ekspansi pasar dan efisiensi internal.
Arah Positif untuk Paruh Kedua 2025
Dengan capaian positif di semester pertama, CHEK kini memfokuskan perhatian pada pertumbuhan jangka panjang.
Laba bersih yang berhasil dikantongi menjadi indikator awal bahwa fundamental perusahaan mulai menguat.
Melalui kombinasi strategi bisnis yang adaptif, dana IPO yang produktif, dan tren pendapatan berulang yang menjanjikan, CHEK menatap paruh kedua 2025 dengan penuh keyakinan.
Langkah ini sekaligus menjadi validasi pasar atas prospek bisnis sektor layanan diagnostik yang semakin vital di Indonesia.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












