JAKARTA, BursaNusantara.com – Ketegangan militer antara India dan Pakistan kembali mencuat, memicu keprihatinan mendalam dari China.
Negeri Tirai Bambu menyerukan penahanan diri dari kedua negara setelah bentrokan mematikan di wilayah perbatasan yang disengketakan.
Pada Rabu (7/5/2025), New Delhi meluncurkan serangan rudal ke wilayah Pakistan, memicu respons balasan berupa tembakan artileri berat.
Aksi saling serang tersebut menewaskan sedikitnya delapan warga sipil di Pakistan dan tiga orang di India, menurut laporan resmi masing-masing negara.
Baca Juga: India Serang Pakistan, Ketegangan Kawasan Meningkat Drastis
Merespons insiden tersebut, juru bicara Kementerian Luar Negeri China mengingatkan pentingnya stabilitas di kawasan Asia Selatan.
“India dan Pakistan adalah tetangga yang tidak dapat dipisahkan, dan mereka juga tetangga China,” ujarnya, dikutip AFP.
Beijing juga menyatakan menentang segala bentuk terorisme, namun menggarisbawahi bahwa langkah diplomasi harus diutamakan.
“Kami menyerukan kepada India dan Pakistan untuk memprioritaskan perdamaian dan stabilitas, tetap tenang dan menahan diri,” tegas juru bicara tersebut.
Baca Juga: Ketegangan Memuncak, Pakistan Tembak Jatuh Jet Tempur India
China, yang memiliki perbatasan langsung dengan kedua negara, memiliki hubungan strategis dengan Pakistan, namun juga kerap bersitegang dengan India terkait wilayah Arunachal Pradesh dan Ladakh.
Ketegangan terbaru ini kembali menempatkan kawasan dalam sorotan geopolitik global yang semakin memanas.












