BankKeuangan

Cicil Emas BSI Melonjak, Dorong Inovasi Digital Investasi Emas

123
Cicil Emas BSI Melonjak, Dorong Inovasi Digital Investasi Emas
Cicil Emas BSI capai Rp6,44 triliun dengan pertumbuhan 174,32% YoY, dorong inovasi digital dan izin bullion bank.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus menunjukkan kinerja solid dalam bisnis emas.

Pada Januari 2025, produk Cicil Emas BSI mencapai nilai transaksi sebesar Rp6,44 triliun, meningkat impresif 174,32% secara year on year.

Pertumbuhan ini didorong oleh penguatan harga emas dan kemudahan transaksi melalui aplikasi digital BYOND, yang memungkinkan nasabah mengakses layanan investasi emas secara fleksibel kapan pun dan di mana pun.

Inovasi Layanan Digital BYOND

Kemudahan Transaksi dan Simulasi Investasi

Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, menyatakan bahwa harga emas yang terus menguat dan kemudahan penggunaan aplikasi BYOND menjadi pendorong utama pertumbuhan bisnis emas di BSI.

Layanan Cicil Emas merupakan salah satu produk pembiayaan logam mulia yang ditawarkan bersama produk Gadai Emas dan Tabungan E-mas.

Melalui BYOND by BSI, nasabah dapat melakukan simulasi pembelian Cicil Emas dengan mudah dan memilih jangka waktu pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Aplikasi ini juga memungkinkan proses deposit dan transaksi yang cepat, memberikan kemudahan akses bagi investor ritel.

Fitur Gadai Emas dan Biaya Kompetitif

Tak hanya untuk investasi, BYOND juga menyediakan fitur gadai emas. Dengan proses perhitungan yang mudah, penilaian taksiran tinggi, dan biaya transaksi yang lebih murah, layanan ini membantu nasabah mendapatkan likuiditas cepat tanpa harus menjual aset emas mereka.

Hal ini terbukti menarik minat nasabah, terutama di kalangan Gen Z dan milenial yang semakin mengenal investasi emas secara digital.

Fokus Bisnis Emas BSI dan Proyeksi Pertumbuhan

Pertumbuhan dan Optimisme Kuartal I/2025

BSI mencatatkan jumlah nasabah lebih dari 471.000 pada lini bisnis Cicil Emas dan Gadai Emas. Menurut Anton, perusahaan memproyeksikan pertumbuhan bisnis emas di kuartal I/2025 mencapai 10%-11%, didorong oleh peningkatan transaksi melalui aplikasi BYOND dan kemudahan layanan digital yang terus dikembangkan.

Inovasi ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk mengakselerasi penetrasi pasar investasi emas di Indonesia.

Izin Usaha Bullion Bank dan Perluasan Ekosistem

Optimisme BSI semakin diperkuat dengan diperolehnya izin usaha bullion bank dari regulator. Izin ini membuka peluang bagi BSI untuk menciptakan ekosistem bisnis emas yang lebih komprehensif.

Selain itu, BSI juga memperluas ekosistem melalui kerjasama strategis, seperti Cicil Emas BSI Gold yang melibatkan PT Hartadinata Abadi Tbk dan logam mulia PT Antam.

Kerjasama ini diharapkan tidak hanya mendiversifikasi produk, tetapi juga meningkatkan likuiditas dan daya saing pasar modal di sektor emas.

Implikasi dan Harapan ke Depan

Mendorong Investasi Digital dan Diversifikasi Portofolio

Pertumbuhan luar biasa pada produk Cicil Emas menunjukkan bahwa masyarakat mulai serius mengenal investasi emas melalui platform digital.

Dengan kemudahan akses melalui BYOND, BSI berhasil mengoptimalkan transaksi digital yang mendorong diversifikasi portofolio investasi.

Hal ini memberikan peluang bagi investor untuk mengambil keuntungan dari fluktuasi harga emas, serta menyiapkan strategi investasi jangka panjang dengan risiko yang lebih terkelola.

Dampak Positif terhadap Ekonomi dan Stabilitas Finansial

Peningkatan aktivitas investasi di sektor emas melalui BSI tidak hanya berdampak pada pertumbuhan bisnis perusahaan, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas ekonomi nasional.

Dengan meningkatnya likuiditas pasar dan dukungan dari kebijakan digitalisasi, BSI diharapkan dapat memainkan peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.


Peluncuran layanan Cicil Emas oleh BSI melalui aplikasi BYOND menjadi bukti nyata inovasi dalam sektor keuangan digital.

Dengan pertumbuhan transaksi mencapai Rp6,44 triliun dan peningkatan 174,32% YoY, BSI menunjukkan komitmennya untuk menyediakan layanan investasi emas yang mudah diakses dan kompetitif.

Kebijakan izin usaha bullion bank dan diversifikasi produk melalui kemitraan strategis semakin membuka peluang bagi investor dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version