Geser Kebawah
Aksi KorporasiHeadlinePasar

Ciliandra Perkasa Segera Kuasai ANJT, Akuisisi Capai Rp 5,4 Triliun

129
×

Ciliandra Perkasa Segera Kuasai ANJT, Akuisisi Capai Rp 5,4 Triliun

Sebarkan artikel ini
Ciliandra Perkasa Segera Kuasai ANJT Akuisisi Capai Rp 54 Triliun
PT Ciliandra Perkasa akan mengakuisisi 91,17% saham PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) senilai Rp 5,4 triliun untuk memperluas perkebunan kelapa sawit.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Rencana PT Ciliandra Perkasa untuk menguasai PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) semakin dekat. Perusahaan ini berencana mengakuisisi 91,17% saham ANJT sebagai bagian dari ekspansi perkebunan kelapa sawitnya.

Strategi Akuisisi dan Tujuan Ekspansi

Menurut Direktur dan Sekretaris ANJT, Naga Waskito, akuisisi ini bertujuan untuk memperluas perkebunan kelapa sawit dan meningkatkan ketersediaan bahan baku guna mendukung operasi hilir yang berkembang pesat.

Sponsor
Iklan

“Tujuan Ciliandra Perkasa adalah untuk memperluas perkebunan kelapa sawit dan meningkatkan ketersediaan bahan baku untuk mendukung operasi hilir yang semakin berkembang,” kata Naga dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/2).

Nilai Akuisisi dan Dampaknya pada ANJT

Analis Trimegah Sekuritas, Kharel Devin Fielim, memperkirakan bahwa induk usaha PT Ciliandra Perkasa, yaitu First Resources, akan mengeluarkan dana hingga US$ 329 juta atau sekitar Rp 5,4 triliun (kurs Rp 16.400 per USD). Dengan nilai tersebut, rasio Price to Book Value (PBV) untuk menguasai ANJT diperkirakan mencapai 0,86x.

“Saat ini, ANJT memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp 4,5 triliun dengan PBV 0,72x. Hal ini menunjukkan potensi kenaikan sebesar 19% jika transaksi ini terealisasi,” ungkap Kharel, Selasa (18/2).

Sementara itu, Investment Analyst Edvisor Profina Visindo, Indy Naila, menilai bahwa akuisisi ini berpotensi memberikan dampak positif bagi ANJT dari segi peningkatan produksi dan efisiensi operasional.

Pergerakan Saham ANJT

Berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 10.30 WIB, Selasa (19/3), saham ANJT tercatat melemah 2,17% ke level Rp 1.580 per saham. Namun, dalam sepekan terakhir, saham ANJT telah menguat sebesar 12,46%.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menyatakan bahwa valuasi akuisisi ANJT cukup menarik.

“Jika transaksi ini berjalan, potensi kenaikan harga saham ANJT cukup besar, mengingat valuasi netralisasi ANJT mencapai Rp 5 triliun,” kata Nafan.

Namun, ia mengingatkan bahwa detail transaksi akuisisi masih belum sepenuhnya jelas, sehingga investor sebaiknya menunggu perkembangan lebih lanjut.

Rekomendasi Saham ANJT

Indy Naila dari Edvisor Profina Visindo menilai fundamental ANJT sudah cukup baik, sehingga perusahaan memiliki potensi mencatatkan rasio keuangan yang stabil pasca-akuisisi. Ia merekomendasikan investor untuk melakukan trading buy dalam jangka pendek dengan target harga Rp 1.700 per saham.

Sebagai informasi tambahan, PT Ciliandra Perkasa merupakan anak usaha First Resources Ltd., perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit dan pengolahan minyak sawit mentah (CPO). First Resources tercatat di Bursa Singapura sejak 2007 dan mengelola lebih dari 200.000 hektare perkebunan kelapa sawit di Sumatra dan Kalimantan, serta mengoperasikan 15 pabrik pengolahan kelapa sawit.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.