FintechKeuangan

Crowde Diduga Gelapkan Dana Kredit Petani, J Trust Bank Laporkan Kasus Fraud

220
Crowde Diduga Gelapkan Dana Kredit Petani, J Trust Bank Laporkan Kasus Fraud
J Trust Bank laporkan dugaan penggelapan dana oleh Crowde pada fasilitas kredit petani, kasus fraud ini kini diselidiki secara intensif.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Crowde Membangun Bangsa (Crowde), perusahaan fintech peer-to-peer lending, diduga melakukan penggelapan dana atas fasilitas kredit yang diberikan oleh PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank).

Kasus fraud ini mencuat setelah internal J Trust Bank menemukan indikasi adanya penyaluran pembiayaan yang melibatkan end-user bodong serta pemalsuan dokumen.

Kejadian ini kini tengah diselidiki secara intensif, dengan J Trust Bank melaporkan kasus tersebut kepada kepolisian.

Pengawasan Internal dan Temuan Fraud

Monitoring Acak dan Verifikasi End-User

Direktur J Trust Bank, Widjaja Hendra, mengungkapkan bahwa pihak bank telah melakukan pengawasan ketat melalui kunjungan dan wawancara acak kepada para end-user yang mengajukan pinjaman melalui platform Crowde.

Hasil pengawasan menunjukkan bahwa sejumlah petani yang tercatat sebagai penerima fasilitas kredit tidak mengetahui sama sekali bahwa mereka telah mengajukan pinjaman.

“Indikasinya banyak end-user bodong atau palsu, ditambah ada pemalsuan dokumen,” jelas Widjaja Hendra kepada Kontan.co.id pada Rabu (26/2/2025).

Laporan Polisi dan Langkah Selanjutnya

Kepolisian telah menerima laporan resmi dari J Trust Bank dengan Nomor STTLP/B/982/II/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA yang diajukan pada 11 Februari 2025.

Laporan tersebut menjadi dasar untuk penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap jaringan dan mekanisme fraud yang terjadi.

Meskipun Widjaja belum mengungkapkan total dana yang terlibat, kasus ini menunjukkan bahwa proses verifikasi internal bank telah menemukan celah yang dieksploitasi oleh pihak Crowde.

Dugaan Penggelapan Dana dan Dampaknya

Penyaluran Kredit yang Terganggu

Kasus fraud ini berfokus pada penyaluran pembiayaan kepada petani, di mana Crowde diduga menggunakan dokumen palsu untuk mengajukan dan mencairkan pinjaman.

Kejadian ini tidak hanya merugikan pihak bank, tetapi juga menimbulkan kerugian potensial bagi para petani yang dijadikan end-user.

Beberapa petani mengaku tidak pernah menerima informasi mengenai pinjaman yang mereka ajukan, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai keabsahan data yang digunakan oleh Crowde.

Dampak terhadap Reputasi Fintech

Kejadian ini juga berdampak pada industri fintech peer-to-peer lending secara umum. Kasus fraud seperti ini dapat menurunkan kepercayaan investor dan masyarakat terhadap platform fintech.

J Trust Bank berharap agar kasus ini dapat segera diungkap dan pihak yang terlibat dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, guna menjaga integritas sistem perbankan dan fintech di Indonesia.

Upaya Penanggulangan Fraud

Kolaborasi dengan Kepolisian dan Regulasi Internal

Sebagai respons atas temuan fraud, J Trust Bank telah meningkatkan sistem pengawasan internal dan memperketat prosedur verifikasi data.

Selain melaporkan ke polisi, bank juga berkoordinasi dengan regulator keuangan untuk memastikan bahwa kasus serupa tidak terulang.

“Kami terus meningkatkan standar pengawasan dan verifikasi untuk meminimalkan risiko fraud di masa depan,” ujar Widjaja Hendra.

Harapan untuk Perbaikan Sistem

Pelajaran penting yang diambil dari kasus ini adalah perlunya sistem yang lebih transparan dan akurat dalam penyaluran fasilitas kredit oleh platform fintech.

Pemerintah dan regulator diharapkan dapat mengeluarkan kebijakan baru yang mendukung integritas data dan mencegah praktik pemalsuan dokumen, agar kepercayaan publik terhadap industri fintech tetap terjaga.

Kasus penggelapan dana oleh PT Crowde Membangun Bangsa melalui fasilitas kredit J Trust Bank menunjukkan adanya celah serius dalam sistem verifikasi end-user di sektor fintech.

Dengan laporan polisi yang telah diajukan dan langkah peningkatan pengawasan internal, J Trust Bank berkomitmen untuk menindak tegas praktik fraud demi menjaga keamanan dan integritas sistem perbankan serta fintech.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version