Investor Dibanjiri Dividen Saham Menjelang Juni
JAKARTA, BursaNusantara.com – Akhir Mei 2025 menjadi momentum emas bagi investor saham untuk bersiap memanen dividen. Sebanyak 14 emiten telah menetapkan pembagian dividen final dari laba tahun buku 2024 melalui RUPST yang digelar sepanjang bulan ini.
Berdasarkan laporan Stockbit Sekuritas, seluruh emiten ini menawarkan imbal hasil minimal 4% berdasarkan harga penutupan 28 Mei 2025.
Jadwal cum date dividen mereka tersebar dari awal hingga akhir Juni, memberi waktu cukup bagi investor untuk menyusun strategi kepemilikan saham.
Saham dengan Dividen dan Yield Tertinggi
Dari daftar yang ada, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) menjadi pemuncak dengan yield dividen mencapai 11%. Emiten ini akan membagikan Rp535 miliar atau setara Rp1.095 per saham, dengan cum date pada 10 Juni dan pembayaran dijadwalkan 26 Juni 2025.
Di posisi kedua, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) akan membagikan Rp4,39 triliun atau Rp1.820 per saham. Meskipun jadwal cum date dan pembayaran belum dirilis, yield dividen PGAS mencapai 10%, menjadikannya incaran utama investor.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) menyusul dengan yield 9,7% dari dividen sebesar Rp821 miliar atau Rp565 per saham. Cum date ditetapkan 3 Juni 2025, dan pembayaran akan dilakukan pada 19 Juni 2025.
Emiten Konsumer dan Infrastruktur Tak Ketinggalan
Emiten konsumer seperti PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) juga memberikan kejutan dengan dividen Rp6,5 triliun atau Rp655 per saham dan yield 8,6%. Cum date HMSP tercatat 10 Juni, sementara pembayaran dilakukan pada 26 Juni.
Sementara itu, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), raksasa BUMN telekomunikasi, menetapkan dividen sebesar Rp21 triliun atau Rp2.820 per saham. Meskipun belum diumumkan jadwal resminya, yield dividen TLKM tercatat 7,5%.
Emiten sektor teknologi seperti PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI) juga ambil bagian, dengan dividen Rp370 miliar atau Rp1.440 per saham dan yield 8,2%. Investor bisa mencatat cum date MSTI pada 11 Juni, dan pembayaran pada 26 Juni 2025.
Jadwal Cum Date Terpanjang hingga Akhir Juni
Investor yang belum sempat mengoleksi saham dividen di awal bulan, masih memiliki banyak peluang hingga akhir Juni. Cum date terakhir datang dari PT Intanwijaya Internasional Tbk (INCI), yakni 30 Juni 2025. Emiten kimia ini akan membagikan Rp7 miliar atau Rp625 per saham, dengan yield 5,6%.
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), emiten semen terkemuka, juga masuk daftar. INTP akan membagikan dividen sebesar Rp868 miliar atau Rp5.600 per saham, dengan yield 4,6% dan cum date pada 3 Juni 2025.
Sedangkan PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) menyusul dengan dividen Rp295 miliar atau Rp590 per saham. Cum date MTDL tercatat 4 Juni, dan pembayaran pada 26 Juni. Yield yang ditawarkan sebesar 4,1%.
BUMN Dorong Kenaikan DPR
Stockbit Sekuritas mencatat, meski secara umum rasio pembagian dividen (dividend payout ratio/DPR) masih stabil dibanding tahun sebelumnya, emiten BUMN menunjukkan tren peningkatan.
Hal ini didorong oleh transformasi BUMN ke dalam holding BPI Danantara, yang mengarahkan kebijakan pembagian dividen lebih optimal kepada negara sebagai pemegang saham mayoritas.
Beberapa nama besar BUMN yang sudah atau akan menggelar RUPST untuk dividen antara lain TLKM, serta bank-bank pelat merah seperti BMRI, BBRI, BBNI, dan BBTN. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) juga menjadi sorotan, dengan agenda RUPST pada 12 Juni 2025 yang dinanti investor untuk pengumuman dividennya.
Menyusun Strategi Menjelang Cum Date
Bagi investor ritel, memahami jadwal cum date menjadi kunci dalam menentukan waktu pembelian saham. Cum date adalah batas akhir untuk bisa memperoleh hak atas dividen.
Jika membeli setelah tanggal ini, investor tak lagi berhak atas dividen yang diumumkan.
No Kode Emiten Nama Emiten Dividen/Saham Total Dividen Yield Cum Date Tanggal Bayar 1 MPMX Mitra Pinasthika Mustika Tbk Rp1.095 Rp535 miliar 11% 10 Juni 2025 26 Juni 2025 2 PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk Rp1.820 Rp4,39 triliun 10% Belum diumumkan Belum diumumkan 3 BJTM BPD Jawa Timur Tbk Rp565 Rp821 miliar 9,7% 3 Juni 2025 19 Juni 2025 4 PBID Panca Budi Idaman Tbk Rp570 Rp413 miliar 9,6% 4 Juni 2025 19 Juni 2025 5 MAIN Malindo Feedmill Tbk Rp750 Rp145 miliar 8,7% 3 Juni 2025 25 Juni 2025 6 HMSP HM Sampoerna Tbk Rp655 Rp6,5 triliun 8,6% 10 Juni 2025 26 Juni 2025 7 MSTI Mastersystem Infotama Tbk Rp1.440 Rp370 miliar 8,2% 11 Juni 2025 26 Juni 2025 8 ELSA Elnusa Tbk Rp490 Rp286 miliar 8% 3 Juni 2025 20 Juni 2025 9 WIIM Wismilak Inti Makmur Tbk Rp835 Rp135 miliar 7,8% Belum diumumkan Belum diumumkan 10 TLKM Telkom Indonesia Tbk Rp2.820 Rp21 triliun 7,5% Belum diumumkan Belum diumumkan 11 NRCA Nusa Raya Cipta Tbk Rp340 Rp53 miliar 6,5% 4 Juni 2025 24 Juni 2025 12 INCI Intanwijaya Internasional Tbk Rp625 Rp7 miliar 5,6% 30 Juni 2025 17 Juli 2025 13 INTP Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Rp5.600 Rp868 miliar 4,6% 3 Juni 2025 20 Juni 2025 14 MTDL Metrodata Electronics Tbk Rp590 Rp295 miliar 4,1% 4 Juni 2025 26 Juni 2025
Dengan deretan emiten yang menawarkan yield tinggi dan jadwal yang tersebar sepanjang Juni, investor memiliki keleluasaan untuk menyusun strategi akumulasi bertahap.
Dividen tunai yang dibayarkan ini juga bisa menjadi tambahan likuiditas yang strategis menjelang semester kedua 2025.
Momentum ini tidak hanya memberi peluang imbal hasil pasif, tetapi juga memperkuat keyakinan terhadap prospek perusahaan yang konsisten memberikan keuntungan bagi pemegang saham.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.





