Transformasi Tuntas! Garuda Indonesia Habiskan Rp7,7 Triliun untuk "Percantik" Armada
JAKARTA – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) resmi menutup lembaran penggunaan dana hasil rights issue tahun 2022.
Maskapai pelat merah ini melaporkan bahwa per 31 Desember 2025, dana jumbo sebesar Rp7,77 triliun (neto) telah ludes terserap sepenuhnya demi memperkuat otot operasional perusahaan.
Direktur Utama GIAA, Glenny Kairupan, memastikan bahwa setiap rupiah yang dikumpulkan dari investor telah dialokasikan secara presisi untuk membawa Garuda keluar dari zona turbulensi keuangan.
Restorasi Armada Jadi Prioritas Utama
Laporan realisasi penggunaan dana menunjukkan fokus utama Garuda pada aspek keselamatan dan keandalan. Berikut adalah rincian “aliran” dana tersebut:
- Pemeliharaan & Restorasi (Rp3,6 Triliun): Porsi terbesar digunakan untuk membangunkan kembali pesawat-pesawat yang sempat “tidur” dan memastikan armada siap melayani rute domestik maupun internasional.
- Bahan Bakar (Rp1,73 Triliun): Menjaga keberlangsungan rute penerbangan dengan pengadaan avtur yang stabil.
- Maintenance Reserve & Restrukturisasi (Rp1,27 Triliun): Gabungan dana untuk cadangan perawatan masa depan dan penuntasan proses restrukturisasi utang perusahaan.
- Modal Kerja (Rp275,88 Miliar): Dukungan untuk kelancaran operasional harian maskapai.
Lampu Hijau untuk Keberlanjutan Bisnis
Habisnya dana ini bukanlah sebuah kerugian, melainkan sebuah pencapaian strategis.
Dengan lunasnya biaya restrukturisasi dan restorasi armada, Garuda kini memiliki struktur permodalan yang jauh lebih sehat dibanding tiga tahun lalu.
Bagi para pemegang saham, pengumuman ini adalah sinyal bahwa Garuda telah menyelesaikan fase “penyembuhan” dan kini beralih sepenuhnya ke fase “pertumbuhan” dan ekspansi rute di tahun 2026.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












