Geser Kebawah
Nasional

Danantara Bidik Investasi Strategis, Kunci Ekonomi Masa Depan

328
×

Danantara Bidik Investasi Strategis, Kunci Ekonomi Masa Depan

Sebarkan artikel ini
Danantara Bidik Investasi Strategis, Kunci Ekonomi Masa Depan
CEO Danantara Rosan Roeslani tegaskan fokus pada investasi strategis, hilirisasi SDA, dan penciptaan lapangan kerja berkualitas demi wujudkan kedaulatan ekonomi Indonesia.

Investasi Jadi Perjuangan Modern

JAKARTA, BursaNusantara.com – Peringatan HUT ke-80 RI menjadi panggung penting bagi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk menegaskan visi besarnya sebagai motor pengelolaan aset BUMN dan investasi strategis berdaya saing tinggi.

CEO Danantara Rosan Roeslani menekankan bahwa kemerdekaan di era modern harus diisi dengan kerja nyata dalam bentuk investasi yang mampu menghadirkan lapangan kerja berkualitas bagi masyarakat.

Sponsor
Iklan

Dalam upacara bendera di Wisma Danantara Indonesia, Rosan menyebut investasi sebagai perjuangan baru yang setara dengan upaya mempertahankan kedaulatan di masa lalu.

Rosan menilai investasi bukan sekadar aktivitas finansial, melainkan instrumen transformasi sosial ekonomi yang mampu menggerakkan berbagai sektor sekaligus memperkuat kemandirian bangsa.

Ia menambahkan, setiap rupiah yang dikelola harus menghasilkan manfaat langsung bagi masyarakat, baik berupa penciptaan lapangan kerja, penguatan industri strategis, maupun pemerataan ekonomi.

Hilirisasi Jadi Fondasi

Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Danantara menempatkan hilirisasi sumber daya alam sebagai prioritas utama investasi.

Presiden menegaskan bahwa Danantara dibentuk untuk mempercepat arus modal di bidang strategis dan hilirisasi, dengan target menciptakan jutaan lapangan kerja berkualitas.

Rosan pun menyambut mandat tersebut dengan komitmen menjadikan Danantara sebagai katalis transformasi industri berbasis sumber daya alam bernilai tambah tinggi.

Hilirisasi dinilai bukan hanya menambah pendapatan negara, tetapi juga memperkuat daya saing global Indonesia sebagai eksportir produk olahan bernilai tinggi.

Kebijakan ini juga dipandang sebagai jalan untuk mengurangi ketergantungan terhadap ekspor bahan mentah yang rentan fluktuasi harga global.

Aset Jumbo, Ambisi Besar

Dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR, Presiden Prabowo mengungkapkan Danantara telah dibekali aset kelolaan lebih dari 1 triliun dolar AS.

Dengan kekuatan aset jumbo tersebut, Danantara berpeluang menjadi salah satu lembaga pengelola investasi terbesar di kawasan Asia.

Kapasitas ini memungkinkan Danantara untuk masuk ke berbagai sektor bernilai strategis mulai dari energi, infrastruktur, hingga teknologi berbasis inovasi.

Rosan menegaskan bahwa Danantara akan mengelola aset tersebut dengan prinsip tata kelola yang ketat, transparan, dan berorientasi pada hasil jangka panjang.

Ia menekankan bahwa kepercayaan publik dan keberlanjutan menjadi faktor kunci dalam pengelolaan dana sebesar itu.

Investasi yang Berdampak

Rosan menekankan bahwa investasi yang dikelola Danantara bukan hanya mengejar keuntungan finansial semata, tetapi juga dampak sosial-ekonomi yang berkelanjutan.

Konsep impact investment ini menjadi landasan agar setiap proyek tidak hanya menguntungkan negara, tetapi juga menyentuh kesejahteraan masyarakat luas.

Fokus utama diarahkan pada penciptaan lapangan kerja berkualitas, pelatihan generasi muda, dan penguatan ekosistem inovasi nasional.

Dengan demikian, investasi diharapkan tidak sekadar mendatangkan angka pertumbuhan, tetapi juga menciptakan fondasi ekonomi yang inklusif.

Rosan menggambarkan bahwa investasi adalah mesin penggerak pembangunan sosial, industri, dan teknologi sekaligus instrumen pemerataan.

Momen Refleksi Kemerdekaan

Upacara di Wisma Danantara menjadi simbol bahwa kemerdekaan bukan hanya dikenang, tetapi juga diisi dengan komitmen untuk melahirkan karya nyata.

Keterlibatan seluruh jajaran pimpinan, karyawan, dan mitra strategis memperlihatkan sinergi untuk mendorong pembangunan ekonomi nasional.

Acara yang berlangsung khidmat ini sekaligus menjadi refleksi penting bagi Danantara untuk terus menjaga semangat kemerdekaan melalui investasi.

Rosan menegaskan bahwa kemerdekaan sejati baru terwujud ketika setiap warga negara mendapatkan akses pada pekerjaan layak dan kesempatan ekonomi.

Momentum ini sekaligus mengirim pesan bahwa peran lembaga investasi seperti Danantara semakin vital dalam menentukan arah masa depan bangsa.

Meneguhkan Kedaulatan Ekonomi

Bagi Rosan, investasi adalah jalan meneguhkan kedaulatan ekonomi Indonesia di tengah kompetisi global yang kian ketat.

Dengan fokus pada sektor bernilai tambah tinggi, Danantara ingin memastikan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pemain utama dalam rantai pasok global.

Ia meyakini bahwa strategi ini akan menempatkan Indonesia sebagai bangsa tangguh yang mampu berdiri sejajar dengan kekuatan ekonomi dunia.

Komitmen ini juga mencerminkan visi besar pemerintah untuk mentransformasi perekonomian melalui kolaborasi erat antara negara, BUMN, dan sektor swasta.

Rosan menutup pidatonya dengan menegaskan bahwa Danantara adalah simbol perjuangan modern Indonesia, yang membawa semangat kemerdekaan ke dalam ruang ekonomi global.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.