Jaminan Besar DEWA untuk Dukung Kredit Sindikasi
JAKARTA, BursaNusantara.com – Emiten tambang PT Darma Henwa Tbk (IDX:DEWA) resmi mencatatkan jaminan fidusia atas aset perusahaan senilai Rp2,88 triliun kepada PT Bank Central Asia Tbk (IDX:BBCA) dan sindikasi kreditur lainnya.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap fasilitas pinjaman sindikasi senilai Rp2,6 triliun yang diterima DEWA sejak 31 Juli 2024.
Aset Mesin dan Peralatan Jadi Agunan
Pendaftaran jaminan dilakukan melalui keterbukaan informasi yang dirilis ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (28/5).
Baca Juga: BBCA Pegang Jaminan Rp2,88 T dari DEWA untuk Kredit Sindikasi
Aset yang dijaminkan meliputi mesin dan peralatan operasional yang selama ini menjadi tulang punggung produktivitas DEWA di sektor jasa tambang.
Tidak Ganggu Operasional dan Keuangan
Pihak manajemen menyatakan pendaftaran jaminan ini tidak akan berdampak negatif terhadap keberlangsungan usaha perusahaan.
Hal itu ditegaskan oleh Director & Corporate Secretary Darma Henwa, Ahmad Hilyadi, dalam dokumen resmi yang dirilis Jumat (30/5).
Baca Juga: Laba IDX:MEDC Turun, Portofolio Energi Hijau Jadi Andalan Baru
Kinerja Kuartal I-2025 Tunjukkan Lonjakan
Di tengah proses pembiayaan tersebut, DEWA mencatat kinerja solid sepanjang kuartal I-2025.
Pendapatan mencapai Rp1,58 triliun, tumbuh 8,97% dibanding kuartal I-2024 yang sebesar Rp1,45 triliun.
[tradingview_chart symbol=”IDX:DEWA” height=”360″ theme=”light”]
Laba Meroket Lebih dari 7 Kali Lipat
Peningkatan kinerja juga terlihat dari lonjakan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Laba tersebut melonjak tajam sebesar 763,28% yoy dari Rp7,98 miliar menjadi Rp68,89 miliar di periode yang sama.
DEWA kini semakin agresif dalam menjaga keberlanjutan usaha dengan pengelolaan kredit yang terstruktur dan pertumbuhan profit yang signifikan.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












