Geser Kebawah
BisnisProperti

DFAM Suntik Dana Rp40 Miliar ke Anak Usaha untuk Lunasi Utang di BNII

118
×

DFAM Suntik Dana Rp40 Miliar ke Anak Usaha untuk Lunasi Utang di BNII

Sebarkan artikel ini
DFAM Suntik Dana Rp40 Miliar ke Anak Usaha untuk Lunasi Utang di BNII
DFAM setujui pinjaman Rp40 miliar kepada DMI dari Komisaris Utama untuk pelunasan utang bank di Maybank Indonesia (BNII), dengan bunga 7,5% dan tenor 10 tahun.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Dafam Property Indonesia Tbk. (DFAM) resmi menyetujui pemberian pinjaman kepada anak usahanya, PT Dafam Mambo International (DMI), senilai Rp40 miliar.

Dana tersebut dikucurkan sebagai langkah untuk melunasi kewajiban utang DMI di PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII).

Sponsor
Iklan

Persetujuan diberikan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 25 April 2025.

Persetujuan RUPSLB dan Sumber Pinjaman

Corporate Secretary DFAM, Soviadi Nor Rachman SH. MM., menjelaskan bahwa pinjaman diberikan oleh F Soleh Dahlan, Komisaris Utama DFAM.

Fasilitas pinjaman ini dibungakan 7,5 persen per tahun dengan jangka waktu pelunasan selama 10 tahun.

Baca Juga: BNII Reimbursement Rp591 Juta untuk Lisensi Aplikasi Kondor+

Namun, bila DMI lalai membayar, maka akan dikenakan denda sebesar 25,50 persen per tahun dari jumlah yang tertunggak, termasuk pokok dan bunga.

Transaksi Material dan Kepatuhan Regulasi

Transaksi ini diklasifikasikan sebagai Transaksi Material.

Hal tersebut sesuai dengan resume Risalah RUPSLB DFAM yang dicatatkan melalui akta Notaris Retno Hertiyanti, SH, MH, pada 25 April 2025.

Dokumen itu menguatkan bahwa transaksi dilakukan dalam koridor kepatuhan hukum dan transparansi perusahaan terbuka.

Baca Juga: Siap-Siap, BFI Finance Lunasi Obligasi Rp 227 Miliar di Awal 2025

Dana Langsung Digunakan untuk Pelunasan

Fasilitas pinjaman dari F Soleh Dahlan telah resmi dicairkan pada 28 April 2025.

Dana tersebut langsung digunakan sesuai tujuannya, yaitu untuk melunasi utang DMI kepada Maybank Indonesia.

Langkah ini menunjukkan komitmen manajemen DFAM dalam memperbaiki struktur keuangan DMI secara tepat dan cepat.

Baca Juga: Dukungan Jepang untuk Infrastruktur Indonesia: Pinjaman Rp 9,3 Triliun

Dengan dukungan kuat dari pemegang saham dan afiliasi, DFAM berupaya menjaga kelangsungan bisnis anak usahanya di tengah ketatnya persaingan industri properti.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru