Sinergi Tiga Ikon Dunia dalam Satu Frame
JAKARTA, BursaNusantara.com – Dior kembali mencuri perhatian dunia dengan kampanye global terbarunya bertajuk Ready to Glow-Up!, menampilkan tiga ikon dari tiga benua: Jisoo BLACKPINK dari Korea, Jenna Ortega dari Amerika Serikat, dan Anya Taylor-Joy dari Inggris-Argentina.
Ketiganya tampil sebagai wajah baru lini makeup Dior Backstage 2025, koleksi yang dirancang untuk memberikan hasil riasan profesional dengan sentuhan personal.
Jisoo tampil dalam balutan busana hitam polos, memancarkan aura elegan dan modern yang kontras namun harmonis dengan gaya edgy Jenna dan keanggunan klasik Anya.
Video kampanye berdurasi 31 detik yang dirilis Dior Beauty di TikTok langsung viral, mencetak jutaan views dalam hitungan jam.
Peter Philips, Creative & Image Director Dior Makeup, menyebut ketiganya sebagai “trio luar biasa” yang berhasil menciptakan sinergi visual dan emosional di lokasi syuting.
Jisoo BLACKPINK: Dari Panggung Musik ke Pusat Mode Dunia
Sebagai global ambassador Dior sejak 2021, Jisoo telah menjadi wajah yang tak terpisahkan dari rumah mode asal Prancis tersebut.
Kehadirannya dalam kampanye ini memperkuat posisinya sebagai ikon kecantikan Asia yang mampu bersaing di panggung global.
Jisoo tak hanya tampil sebagai model, tapi juga sebagai representasi semangat bebas dan autentik yang diusung Dior Backstage.
Ia bermain dengan produk Rosy Glow Stick secara intuitif, menonjolkan sisi playful namun tetap elegan—ciri khas personal branding-nya selama ini.
Kehadirannya berdampingan dengan dua aktris Hollywood ternama mempertegas bahwa Jisoo bukan sekadar bintang K-Pop, tapi juga simbol kekuatan budaya Korea di industri kecantikan dunia.
Dior Backstage 2025: Teknologi Makeup yang Personal dan Profesional
Kampanye ini memperkenalkan produk terbaru Dior Backstage seperti blush on stik dengan teknologi penyesuaian warna berdasarkan pH kulit.
Produk ini menciptakan rona pink dingin hingga coral hangat secara personal, memberikan efek dewy glow yang menyatu alami dengan kulit.
Diperkaya minyak cherry dan dikemas dalam desain bold khas Dior Oblique, produk ini dirancang untuk mobilitas tinggi dan gaya hidup modern.
Selain itu, Dior juga meluncurkan gloss-in-balm dengan kandungan peptida dan ceramide, memberikan efek bibir sehat dan berkilau hingga 8 jam.
Kampanye ini tidak hanya menjual produk, tapi juga mengajak publik untuk menjadi muse bagi diri sendiri—sebuah pesan yang sangat resonan di era digital saat ini.
Dampak Sosial dan Budaya di Indonesia
Di Indonesia, nama Jisoo langsung trending di Twitter dan TikTok usai kampanye ini dirilis.
Banyak beauty influencer lokal membuat konten reaksi dan tutorial makeup terinspirasi dari tampilan Jisoo dalam video tersebut.
Tagar #JisooDior dan #GlowUpChallenge ramai digunakan oleh pengguna dari Jakarta, Bandung, hingga Surabaya.
Kampanye ini juga memicu diskusi tentang representasi Asia dalam industri kecantikan global, dengan Jisoo sebagai simbol keberhasilan lintas budaya.
Dior tak hanya menjual produk, tapi juga membangun narasi inklusif yang menyentuh audiens Indonesia secara emosional dan aspiratif.












