Geser Kebawah
PasarSaham

Direksi TUGU Akumulasi Saham di Tengah Penurunan Harga

100
×

Direksi TUGU Akumulasi Saham di Tengah Penurunan Harga

Sebarkan artikel ini
Direksi TUGU Akumulasi Saham Di Tengah Penurunan Harga
Tiga direksi PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) mengakumulasi saham setelah harga turun, dengan nilai transaksi mencapai miliaran rupiah.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Penurunan harga saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) dalam beberapa waktu terakhir mendorong aksi beli dari jajaran direksi perusahaan. Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), tiga direksi TUGU melakukan pembelian saham dalam jumlah signifikan.

Direksi TUGU Borong Saham di Harga Murah

Aksi akumulasi saham ini dilakukan oleh Direktur Pemasaran, Direktur Keuangan dan Layanan Korporat, serta Direktur Utama TUGU. Pembelian ini menunjukkan kepercayaan mereka terhadap prospek perusahaan ke depan.

Sponsor
Iklan

Ery Widiatmoko Tambah Kepemilikan Saham

Ery Widiatmoko, Direktur Pemasaran TUGU, membeli 353.100 saham pada 20 Maret 2025 di harga Rp 1.000 per saham. Dengan transaksi senilai Rp 353,1 juta, kepemilikan Ery atas saham TUGU meningkat menjadi 956.700 saham atau setara dengan 0,026% dari total saham perusahaan.

Emil Hakim Borong 353.100 Saham

Direktur Keuangan dan Layanan Korporat, Emil Hakim, juga mengambil langkah serupa dengan membeli 353.100 saham pada 20 Maret 2025 di harga Rp 1.000 per saham. Dengan transaksi ini, kepemilikan Emil bertambah menjadi 1,108 juta saham atau setara dengan 0,0312% dari total saham yang beredar.

Tatang Nurhidayat Lakukan Dua Kali Transaksi

Direktur Utama TUGU, Tatang Nurhidayat, melakukan pembelian dalam dua tahap. Pada 20 Maret 2025, ia membeli 260.700 saham di harga Rp 999 per saham, lalu kembali membeli 20.400 saham pada 24 Maret di harga Rp 955 per saham. Secara total, ia mengakuisisi 281.100 saham dengan nilai transaksi Rp 279,92 juta.

Prospek Saham TUGU di Masa Depan

Aksi akumulasi saham oleh jajaran direksi biasanya dianggap sebagai sinyal positif bagi investor. Keputusan pembelian ini mencerminkan optimisme mereka terhadap fundamental perusahaan dan potensi pemulihan harga saham di masa mendatang. Namun, para analis tetap menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi pasar dan kinerja keuangan TUGU ke depan.

Dengan aksi beli ini, perhatian pelaku pasar kini tertuju pada pergerakan saham TUGU dalam beberapa waktu ke depan, apakah aksi beli ini akan mendorong kenaikan harga saham atau masih menghadapi tekanan dari faktor eksternal.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.