Geser Kebawah
Aksi KorporasiPasar

Direksi XL Axiata Lepas Saham Usai Merger dengan Smartfren

180
×

Direksi XL Axiata Lepas Saham Usai Merger dengan Smartfren

Sebarkan artikel ini
Direksi XL Axiata Lepas Saham Usai Merger dengan Smartfren
Direksi XL Axiata, David Arcelus Oses dan Yessie D. Yosetya, melepas seluruh saham EXCL usai merger membentuk PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Dua jajaran direksi PT XL Axiata Tbk (EXCL), yakni David Arcelus Oses dan Yessie D. Yosetya, resmi menjual seluruh kepemilikan saham mereka di EXCL setelah rampungnya proses merger dengan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN).

Detail Transaksi Penjualan Saham

Sponsor
Iklan

Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan pada Kamis, 24 April 2025, David Arcelus Oses melepas sebanyak 4,5 juta saham EXCL.

Jumlah tersebut setara dengan 0,0345 persen dari total modal disetor dan ditempatkan, dengan harga transaksi Rp2.350 per saham.

Sementara itu, Yessie D. Yosetya menjual 2,2 juta saham EXCL atau setara 0,0167 persen. Menariknya, sebelum penjualan, Yessie sempat melakukan pembelian saham pada 16 April 2025 dengan harga serupa, yakni Rp2.350 per lembar.

Baca Juga: XLSMART Resmi Meluncur, Gabungan XL Axiata dan Smartfren

Transformasi Menjadi PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk

Seluruh aksi jual saham ini dilakukan dalam rangka penggabungan usaha kedua perusahaan yang kini bertransformasi menjadi satu entitas baru, PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk.

Corporate Secretary XLSmart Telecom, Ranty Astari Rachman, menyampaikan bahwa transaksi tersebut bertujuan untuk penyelarasan kepemilikan saham dalam kerangka merger.

Pasca transaksi, David dan Yessie tidak lagi tercatat memiliki saham di entitas baru, meski sebelumnya masing-masing memiliki porsi kepemilikan kecil di EXCL.

Baca Juga: Merger EXCL-FREN Berpotensi Dongkrak Valuasi Saham

Sebagai informasi tambahan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghapus seluruh efek FREN dari papan perdagangan per 17 April 2025. Adapun saham EXCL yang kini bertransformasi, pada sesi perdagangan Jumat (25/4), tercatat diperdagangkan di level Rp2.100 per saham, mengalami koreksi dari harga transaksi sebelumnya.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.