RUPS PTBA Tunjukkan Komitmen Jangka Panjang pada Investor
JAKARTA, BursaNusantara.com – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) PT Bukit Asam Tbk (IDX:PTBA) resmi mengesahkan pembagian dividen tunai sebesar Rp3,827 triliun untuk tahun buku 2024.
Pembagian ini setara dengan 75% dari total laba bersih Rp5,103 triliun yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Nominal dividen tunai yang akan diterima pemegang saham tercatat sebesar Rp327,8 per saham. Dengan harga saham PTBA di Rp2.980 pada hari pelaksanaan RUPS (12/6/2025), investor berpeluang menikmati dividend yield hingga 11%.
PTBA Jadikan Dividen sebagai Strategi Kepercayaan
Keputusan pembagian dividen dalam jumlah besar ini bukan semata soal keuntungan sesaat, melainkan strategi jangka panjang perusahaan dalam menjaga kepercayaan pasar.
Dengan tetap mengalokasikan 25% laba sebagai saldo laba ditahan, PTBA juga menunjukkan keberlanjutan dalam pertumbuhan bisnisnya.
Direksi diberi mandat untuk menyusun jadwal teknis pembagian dividen, yang akan dilakukan maksimal 30 hari setelah keputusan RUPS. Mekanisme ini memastikan kepastian dan efisiensi bagi investor.
Pembagian dividen yang besar dan teratur memperlihatkan bahwa PTBA tak sekadar mencetak laba, tapi juga mampu mengelola distribusi keuntungan dengan disiplin.
Konsistensi PTBA: Dari 2021 hingga Kini, Tak Pernah Absen Bagi Hasil Besar
Dalam tiga tahun terakhir, pola pembagian dividen PTBA nyaris tak berubah: besar dan konsisten. Tahun lalu, dividen Rp4,57 triliun dibagikan dari laba tahun buku 2023.
Tahun sebelumnya, seluruh laba Rp12,6 triliun dibagikan ke investor, setara Rp1.094 per saham.
Tahun 2021 juga tak berbeda. Semua laba Rp7,91 triliun dibagikan sebagai dividen Rp688,51 per saham.
Dalam dunia pasar modal yang fluktuatif, pola seperti ini memberi kepastian bagi investor jangka panjang.
Tradisi ini memperkuat narasi PTBA sebagai emiten dengan komitmen kuat terhadap kesejahteraan pemegang saham.
Cuan Berulang Jadi Magnet Utama Saham PTBA
Dividend yield dua digit jelas jadi magnet tersendiri. Bagi investor income-based, saham PTBA tetap relevan dan menjanjikan.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi harga batu bara, PTBA mampu menjaga margin keuntungan dan berbagi hasil secara merata.
RUPS hari ini mempertegas posisi PTBA bukan hanya sebagai pemain utama di sektor pertambangan, tetapi juga sebagai penyedia cuan berulang yang stabil.
Dalam lanskap investasi yang semakin selektif, PTBA hadir sebagai opsi nyata dengan rekam jejak dividen kuat, pengelolaan laba terukur, dan sinyal jangka panjang yang positif.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












