Aksi KorporasiPasar

DOID Dapat Dukungan Kerdit Besar Dari BCA, BNI & BMRI

150
DOID Dapat Dukungan Kerdit Besar Dari BCA, BNI & BMRI
DOID tanda fasilitas pinjaman bersama BNI, BCA, BMRI untuk dukung operasional; pembagian komitmen jelas dan fleksibilitas keuangan terjaga.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) bersama anak usahanya, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), resmi menandatangani perjanjian perubahan fasilitas pinjaman dengan tiga bank besar, yakni PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Penandatanganan dokumen transaksi ini mencakup amandemen ketiga perjanjian fasilitas serta additional commitment lender accession agreement, yang diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas keuangan dan mendukung aktivitas operasional DOID serta BUMA.

Detail Perjanjian Fasilitas Pinjaman

Komitmen Pemberi Pinjaman

Dalam dokumen transaksi yang ditandatangani pada 24 Februari 2025, ketiga bank besar telah memberikan komitmen untuk mendukung fasilitas pinjaman bagi DOID dan BUMA. BNI dan BMRI masing-masing memberikan komitmen sebagai berikut:

  • BNI:
    • Fasilitas A sebesar US$280 juta
    • Fasilitas B senilai US$95 juta
  • BMRI:
    • Fasilitas A sebesar US$280 juta
    • Fasilitas B sebesar US$95 juta

Fasilitas Akordion dari BCA

Di samping itu, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) turut berkontribusi melalui pemberian fasilitas akordion tambahan. Fasilitas akordion ini memiliki jumlah pokok agregat sebesar US$250 juta, yang terdiri dari:

  • US$75 juta dalam mata uang dolar AS
  • Rp2,88 triliun dalam mata uang rupiah

“Pemberian fasilitas akordion oleh BCA ini tunduk pada syarat dan ketentuan yang berlaku dalam fasilitas pinjaman, termasuk setiap perubahan yang terjadi,” jelas Direktur DOID, Iwan Fuad Salim, dalam keterbukaan informasi yang diterima pada Selasa (25/2/2025).

Rincian dan Manfaat Fasilitas

Fleksibilitas dan Dukungan Operasional

Fasilitas pinjaman yang disepakati diharapkan memberikan dampak positif bagi DOID dan BUMA, dengan meningkatkan likuiditas dan fleksibilitas keuangan untuk mendukung aktivitas operasional perusahaan.

Dengan adanya pembagian komitmen dari tiga bank besar, perusahaan dapat mengoptimalkan penggunaan dana dari dividen atau sumber pendanaan lain, tanpa harus mengganggu stabilitas keuangan jangka panjang.

Rencana ini sejalan dengan upaya strategis DOID untuk mendukung pertumbuhan dan ekspansi bisnis, terutama dalam menghadapi persaingan yang ketat di sektor pertambangan dan logistik.

Melalui fasilitas pinjaman yang disesuaikan, DOID dapat lebih leluasa melakukan investasi untuk pengembangan infrastruktur dan peningkatan produktivitas.

Sinergi dan Kolaborasi Strategis

Perjanjian ini merupakan bagian dari sinergi strategis antara DOID, BUMA, dan bank-bank besar. Kerjasama ini tidak hanya memperkuat struktur pendanaan, tetapi juga meningkatkan koordinasi antar lembaga keuangan dalam mendukung pertumbuhan sektor industri.

Dengan dukungan dari BNI, BMRI, dan BCA, DOID mendapatkan akses ke modal yang cukup besar dan jaminan bahwa sumber pendanaan akan tersedia dalam kondisi pasar yang fluktuatif.

Implikasi dan Harapan ke Depan

Penguatan Struktur Keuangan

Penandatanganan perjanjian fasilitas pinjaman ini menjadi bukti nyata komitmen DOID untuk menjaga kesehatan keuangan dan mendukung kegiatan operasionalnya melalui sumber pendanaan yang terstruktur.

Dengan pembagian komitmen yang jelas antara BNI, BMRI, dan BCA, risiko keuangan dapat dikelola dengan lebih baik, sehingga stabilitas operasional perusahaan tetap terjaga meskipun di tengah tantangan ekonomi global.

Langkah Strategis untuk Pertumbuhan

Ke depan, perjanjian ini diharapkan dapat membuka peluang bagi DOID dan BUMA untuk melakukan ekspansi bisnis dan meningkatkan kapasitas produksi.

Dana yang diperoleh melalui fasilitas pinjaman akan digunakan untuk investasi dalam pengembangan infrastruktur dan peningkatan efisiensi operasional, sehingga mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang.

Selain itu, kerjasama strategis ini diharapkan dapat menjadi model bagi perusahaan lain dalam mengelola risiko keuangan dan meningkatkan nilai tambah dari aset yang dimiliki.


Peluncuran perjanjian fasilitas pinjaman antara DOID, BUMA, dan bank-bank besar menunjukkan komitmen bersama untuk mendukung pertumbuhan dan stabilitas keuangan perusahaan.

Dengan adanya pembagian komitmen yang terstruktur dan pemberian fasilitas akordion dari BCA, DOID diharapkan dapat mengoptimalkan sumber pendanaan dan mendukung ekspansi bisnis di tengah persaingan global.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version