Gerak Cepat Raffi Ahmad & Vasko Ruseymi Bangun Huntara Padang
PADANG – Proyek kemanusiaan bertajuk Huntara Mandiri di Kecamatan Pauh, Padang, kini menjadi pusat perhatian. Pembangunan hunian sementara bagi korban banjir bandang ini terus dipacu dengan dukungan dana dari selebritas sekaligus pengusaha, Raffi Ahmad, guna mengakhiri masa pengungsian warga yang telah berlarut-larut.
Kolaborasi Strategis: Inisiasi Wagub Sumbar dan Dukungan ‘Sultan’
Proyek ini lahir dari inisiasi strategis Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseymi, bersama Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman. Keduanya berhasil menggandeng Raffi Ahmad sebagai donatur utama, menciptakan model kolaborasi yang efektif antara pemerintah daerah dan tokoh publik.
Rencana pembangunan ini tidak berhenti di satu titik. Selain di Kecamatan Pauh yang diproyeksikan menampung 100 Kepala Keluarga (KK), pembangunan serupa akan segera menyusul di Kecamatan Kuranji dengan kapasitas 30 KK tambahan.
Target Rampung 14 Hari: Fasilitas Layak & Higienis
Salah satu keunggulan dari Huntara Mandiri ini adalah standarisasi hunian yang memperhatikan aspek kesehatan. Kompleks ini tidak hanya sekadar tempat berteduh, tetapi dilengkapi dengan:
- Unit hunian yang kokoh.
- Fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) terpisah untuk menjamin sanitasi.
- Lingkungan yang didesain tetap bersih guna mencegah wabah penyakit di pengungsian.
“Pembangunan huntara ini kita kebut agar masyarakat tidak terlalu lama berada di pengungsian. Ini adalah bentuk gotong royong dan kepedulian semua pihak,” ujar Evi Yandri Rajo Budiman, Minggu (21/12/2025).
Gotong Royong Lintas Sektor di Garis Depan
Demi mengejar target operasional dalam dua minggu ke depan, pengerjaan proyek dilakukan secara masif dengan melibatkan berbagai elemen. Sinergi ini menjadi bukti nyata kekuatan social capital di Sumatera Barat, yang melibatkan:
- Tenaga Terampil: Siswa SMK Negeri 5 Padang.
- Relawan: Tagana dari Sumbar, Kalsel, hingga Mentawai.
- Keamanan & Tenaga Ahli: Personel TNI dan Polri.
- Komunitas: Masyarakat setempat yang bahu-membahu di lapangan.
Kehadiran Huntara Mandiri diharapkan menjadi solusi transisi yang aman dan nyaman bagi para korban banjir sebelum pemerintah merampungkan proses rehabilitasi dan pembangunan hunian permanen di wilayah terdampak.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












