Konsep Shareclass pada Reksadana Pasar Uang
Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) telah mengembangkan produk reksadana pasar uang dalam bentuk shareclass yang berbeda-beda, sesuai dengan tipe investor.
Misalnya, MDK II tersedia dalam shareclass untuk investor ritel dengan minimum investasi yang sangat terjangkau, sedangkan shareclass institusi menawarkan skema biaya pengelolaan yang lebih efisien bagi investor besar.
Konsep ini memungkinkan setiap investor untuk memilih produk reksadana yang sesuai dengan profil dan kebutuhan investasi mereka, sehingga mendukung pertumbuhan dana kelolaan yang terus meningkat.
Integrasi Manajemen Risiko dalam Portofolio
Ezra Nazula menekankan bahwa kunci keberhasilan strategi investasi di pasar uang terletak pada integrasi manajemen risiko dalam pembentukan portofolio. Tim investasi MAMI secara rutin memonitor kualitas underlying asset, seperti deposito perbankan dan obligasi korporasi dengan minimum rating investment grade.
Langkah ini membantu menjaga risiko portofolio tetap terkendali dan memastikan bahwa return yang diperoleh konsisten melebihi tolok ukur yang telah ditetapkan. Selain itu, return reksadana yang tidak termasuk objek pajak juga memberikan keunggulan kompetitif bagi investor.
Prospek dan Harapan di Tahun 2025
Pertumbuhan Dana Kelolaan
Pertumbuhan imbal hasil yang dicatat oleh reksadana pendapatan tetap dan pasar uang mengindikasikan bahwa dana kelolaan di industri reksadana terus bertambah. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan dari investor, yang semakin banyak menempatkan dananya dalam produk reksadana untuk mendapatkan return yang stabil.
Manulife Aset Manajemen Indonesia optimis bahwa dengan strategi diversifikasi dan pengelolaan risiko yang tepat, reksadana yang mereka kelola akan terus tumbuh dan mendominasi pasar, meskipun kondisi ekonomi global sedang menghadapi ketidakpastian.
Peluang Investasi di Tengah Kondisi Pasar
Meskipun pasar saham mengalami koreksi dan return reksadana saham serta campuran menunjukkan penurunan, pertumbuhan di sektor pendapatan tetap dan pasar uang memberikan peluang investasi yang menarik bagi investor yang berprofil risiko rendah.
Investor yang mencari instrumen dengan tingkat risiko konservatif dapat mempertimbangkan produk reksadana yang stabil, seperti MDK II dan MDKS, yang telah menunjukkan kinerja konsisten dan menguntungkan dalam setahun terakhir.
Kinerja dua reksadana terbaik di awal 2025, yaitu reksadana pendapatan tetap dan reksadana pasar uang, menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan dari ketidakpastian eksternal, peningkatan dana kelolaan dan strategi manajemen risiko yang efektif dapat mendukung return yang stabil.
Dengan dukungan dari kebijakan moneter yang mendukung pasar obligasi, serta inovasi produk seperti konsep shareclass, prospek reksadana di tahun 2025 tetap cerah.
BursaNusantara.com akan terus memantau perkembangan pasar reksadana dan menyajikan analisis mendalam agar para investor dan pembaca mendapatkan informasi yang akurat dan terkini mengenai peluang investasi dan dinamika pasar keuangan.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.









