BankKeuangan

Ekspansi Pyridam: PYFA Disuntik Dana Bank Mandiri Rp120 Miliar

124
ekspansi pyridam pyfa disuntik dana bank mandiri rp120 miliar kompres
Pyridam Farma (PYFA) mendapat suntikan dana Rp120 miliar dari Bank Mandiri untuk ekspansi pabrik. Bagaimana dampaknya terhadap industri farmasi nasional?

Pendanaan Strategis untuk Pertumbuhan Industri Farmasi

Pyridam Farma Tbk (PYFA) melalui anak usahanya, Ethical Industri Farmasi (EIF), resmi mengantongi fasilitas kredit investasi senilai Rp120 miliar dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Dana ini bertujuan untuk mendukung ekspansi fasilitas produksi EIF guna memperkuat posisi bisnisnya di industri farmasi nasional.

Penandatanganan perjanjian kredit ini dilakukan pada Jumat, 31 Januari 2025. Selain akta kredit utama, EIF juga menandatangani dokumen addendum perjanjian cross default dan cross collateral sebagai bagian dari kesepakatan pembiayaan ini.

Jaminan dan Syarat Kredit

Sebagai bagian dari perjanjian, EIF memberikan jaminan tambahan kepada Bank Mandiri berupa hak tanggungan peringkat II atas tanah dan bangunan pabrik yang terletak di Kawasan Industri Jababeka Tahap V, Blok B1-B1 Jayamukti, Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat.

Adapun rincian fasilitas kredit ini meliputi:

  • Nilai kredit: Rp120 miliar
  • Bunga pinjaman: 8,25% per tahun
  • Jangka waktu: 96 bulan (8 tahun)
  • Tujuan kredit: Refinancing aset eksisting EIF serta ekspansi fasilitas produksi

Dampak Transaksi terhadap PYFA

Corporate Secretary Pyridam Farma, Herdiasti Anggitya Dwisani, menegaskan bahwa transaksi ini tidak memiliki dampak negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha perseroan. Perseroan hanya memiliki kewajiban untuk membayar bunga dan pokok pinjaman secara berkala.

Dengan adanya pendanaan ini, EIF diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi permintaan pasar yang semakin tinggi. Langkah ini juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang PYFA untuk memperkuat fundamental bisnisnya dan bersaing di industri farmasi yang semakin kompetitif.

Kesimpulan: Momentum Pertumbuhan Pyridam Farma

Kredit investasi dari Bank Mandiri ini menjadi langkah strategis bagi PYFA dalam memperluas kapasitas produksi dan meningkatkan daya saing di industri farmasi.

Dengan ekspansi ini, EIF dapat berkontribusi lebih besar dalam menyediakan produk farmasi berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

Keputusan ini juga mencerminkan optimisme sektor perbankan terhadap prospek industri farmasi nasional, yang terus berkembang seiring dengan meningkatnya kesadaran kesehatan masyarakat.

Dengan strategi yang tepat, PYFA siap untuk mengoptimalkan peluang dan memperkuat posisinya di pasar farmasi tanah air.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version