JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Elnusa Tbk (ELSA), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE), mengungkapkan rencana investasi strategis untuk memperkuat bisnis di sektor energi. Langkah ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan operasional serta mendukung ketahanan energi nasional, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Manager Corporate Communication Elnusa, Jayanty Oktavia Maulina, investasi ini akan difokuskan pada tiga segmen utama, yaitu jasa hulu migas, jasa distribusi dan logistik energi, serta jasa pendukung.
Strategi Investasi Elnusa di Tiga Sektor Utama
1. Investasi Besar di Jasa Hulu Migas
Elnusa berencana memperkuat operasional eksplorasi dan produksi minyak serta gas bumi dengan penambahan berbagai peralatan pendukung, antara lain:
- Drilling Workover & Well Intervention untuk optimalisasi produksi sumur migas.
- Coiled Tubing Unit (CTU) dan Wireline Unit untuk perawatan sumur.
- Workover Rigs 350HP guna meningkatkan efisiensi eksplorasi.
- Logging Tools dan Well Testing Unit untuk evaluasi reservoir migas.
- Cementing Unit untuk mendukung penyemenan sumur migas.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sektor hulu migas dan memperkuat peran Elnusa dalam industri energi nasional.
2. Penguatan Rantai Pasok & Distribusi Energi
Di sektor jasa distribusi dan logistik energi, Elnusa fokus pada peningkatan infrastruktur untuk menjaga stabilitas pasokan energi. Beberapa langkah strategisnya mencakup:
- Penambahan armada mobil tangki guna meningkatkan kapasitas distribusi BBM.
- Pengembangan Terminal LPG (TLPG) untuk memperlancar pasokan gas ke berbagai wilayah.
Dengan inisiatif ini, Elnusa berupaya memastikan distribusi energi lebih efisien serta meningkatkan profitabilitas perusahaan dalam jangka panjang.
3. Ekspansi di Jasa Pendukung & Energi Terbarukan
Selain memperkuat infrastruktur utama, Elnusa juga melakukan investasi di bidang jasa pendukung dengan beberapa langkah strategis:
- Penambahan kapasitas general warehousing melalui anak perusahaan.
- Investasi barge dan docking accommodation guna mendukung operasional lepas pantai.
- Pengadaan work barge serta fabrikasi peralatan penunjang migas.
- Penjajakan energi baru terbarukan dalam ekosistem transisi energi nasional.
Langkah ini memperkuat posisi Elnusa dalam rantai pasok energi sekaligus membuka peluang baru di sektor energi bersih.
Dampak Investasi Terhadap Saham ELSA
Meski investasi ini menjanjikan pertumbuhan jangka panjang, pergerakan saham ELSA masih menghadapi tantangan. Pada penutupan sesi I siang ini, saham ELSA stagnan di Rp392 per lembar. Namun, dalam satu bulan terakhir, harga saham mengalami penurunan 11,71%.
Analis menilai, meskipun fundamental perusahaan tetap kuat, sentimen pasar masih menunggu dampak nyata dari investasi yang akan dilakukan.
Kesimpulan: Langkah Besar ELSA Menuju Masa Depan Energi
Strategi investasi yang digulirkan Elnusa menjadi sinyal kuat komitmen perusahaan dalam memperkuat bisnis dan mendukung ketahanan energi nasional. Fokus pada hulu migas, distribusi energi, dan ekspansi jasa pendukung diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik bagi industri migas maupun bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.
Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam menjaga stabilitas harga saham dan mewujudkan hasil nyata dari investasi ini. Akankah strategi ini mampu membawa ELSA ke level yang lebih tinggi?












