EMTK Tambah Kepemilikan Saham SCMA
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) kembali mengakumulasi saham anak usahanya, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). Sejak akhir 2024, EMTK terus membeli saham SCMA meskipun harganya meningkat.
Pada 12 Februari 2025, EMTK kembali membeli 75 juta saham SCMA dengan harga Rp221 per lembar. Akibat pembelian ini, kepemilikan EMTK di SCMA meningkat dari 60,97% menjadi 62,31%.
Total Investasi EMTK dalam SCMA
Sejak Desember 2024, EMTK telah mengeluarkan dana sebesar Rp158,83 miliar untuk membeli total 922,92 juta lembar saham SCMA.
Akumulasi ini dilakukan secara bertahap, termasuk pembelian 50 juta saham pada Desember 2024 dengan harga rata-rata Rp137 per lembar. Aksi terbaru pada 12 Februari 2025 menunjukkan EMTK terus meningkatkan kepemilikan meskipun harga saham SCMA naik signifikan.
Sentimen Pasar Terhadap Aksi EMTK
Menurut Head of Investment Speciality Maybank Sekuritas, Fath Aliansyah, langkah EMTK ini memberi sinyal positif ke pasar.
“EMTK terus membeli saham SCMA meski harganya naik. Ini menunjukkan keyakinan EMTK terhadap prospek bisnis SCMA,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa EMTK tidak hanya melihat saham SCMA sebagai aset murah, tetapi juga yakin dengan kinerja jangka panjangnya.
EMTK dan Strategi Konglomerasi
Sebagai konglomerasi di sektor media dan digital, EMTK sangat bergantung pada kinerja anak usahanya, termasuk SCMA. Jika SCMA mengalami pertumbuhan, EMTK sebagai pemegang saham mayoritas akan diuntungkan, baik dari sisi valuasi maupun pendapatan.
Strategi ini juga memperlihatkan bahwa EMTK ingin memperkuat posisi di industri media dengan meningkatkan kontrol atas SCMA.
Prospek SCMA ke Depan
SCMA merupakan salah satu pemimpin industri media di Indonesia dengan portofolio stasiun televisi dan platform digital yang kuat.
Dengan akuisisi ini, EMTK semakin memperkokoh posisinya di sektor hiburan. Jika tren akumulasi ini terus berlanjut, harga saham SCMA berpotensi naik lebih tinggi, menarik perhatian investor lain yang ingin mengikuti jejak EMTK.
Langkah EMTK mengakumulasi saham SCMA hingga kepemilikan mencapai 62,31% menunjukkan strategi investasi jangka panjang. Dengan total dana Rp158,83 miliar yang telah dikucurkan, EMTK tampaknya optimis terhadap pertumbuhan SCMA.
Investor pun melihat aksi ini sebagai indikasi positif terhadap industri media digital di Indonesia. Pantau terus berita investasi dan pasar saham hanya di BursaNusantara.com untuk analisis lebih mendalam!
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.










