Erwin Ciputra Kembali Tambah Saham PTRO
JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Petrosea Tbk. (PTRO), emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, kembali menjadi sorotan setelah Komisarisnya, Erwin Ciputra, menambah kepemilikan sahamnya.
Berdasarkan laporan resmi perusahaan, Erwin Ciputra membeli sebanyak 500.000 lembar saham PTRO di harga Rp3.950 per saham pada tanggal 4 Februari 2025.
Anto Broto, Corporate Secretary PTRO, dalam keterangan tertulisnya yang dirilis pada Jumat (7/2) menyampaikan bahwa tujuan transaksi ini adalah untuk investasi jangka panjang dengan kepemilikan saham langsung.
Sebelumnya, pada tanggal 3 Februari 2025, Erwin Ciputra juga telah melakukan pembelian saham dengan jumlah yang sama, yaitu 500.000 lembar saham PTRO, di harga Rp3.721 per saham.
Dengan tambahan pembelian ini, total kepemilikan Erwin Ciputra kini bertambah menjadi 7,85 juta lembar saham atau setara dengan 0,0779%, dibandingkan dengan sebelumnya yang hanya 7,35 juta lembar saham atau 0,0729% dari total saham beredar.
Aksi Investasi di Tengah Tren Penurunan Harga Saham PTRO
Keputusan Erwin Ciputra untuk menambah kepemilikan sahamnya menarik perhatian investor karena terjadi di tengah tren penurunan harga saham PTRO.
Pada perdagangan Jumat (7/2), saham PTRO anjlok sebesar Rp950 atau turun 25% menjadi Rp2.880 per saham.
Penurunan harga ini memunculkan berbagai spekulasi terkait prospek saham PTRO ke depan. Beberapa analis menilai bahwa aksi beli yang dilakukan oleh Erwin Ciputra dapat menjadi sinyal kepercayaan terhadap fundamental perusahaan yang masih kuat, meskipun harga saham mengalami koreksi signifikan.
Prospek Saham PTRO ke Depan
PT Petrosea Tbk dikenal sebagai salah satu perusahaan jasa pertambangan dan infrastruktur terkemuka di Indonesia. Meski harga sahamnya tengah mengalami tekanan, banyak pihak yang masih optimis terhadap kinerja jangka panjang perusahaan.
Menurut para analis, langkah Erwin Ciputra dalam menambah kepemilikan saham PTRO bisa menjadi indikasi positif bagi investor yang tengah mempertimbangkan untuk masuk ke saham ini. Namun, tetap diperlukan analisis lebih lanjut mengenai pergerakan saham dan strategi bisnis PTRO ke depan.
Sebagai emiten yang berafiliasi dengan Prajogo Pangestu, PTRO memiliki prospek yang menarik di sektor pertambangan dan infrastruktur. Keputusan manajemen dan aksi korporasi yang dilakukan dalam beberapa waktu ke depan akan menjadi faktor kunci dalam menentukan arah pergerakan sahamnya.
Aksi beli saham PTRO oleh Komisaris Erwin Ciputra menambah optimisme bagi investor, meskipun harga saham perusahaan mengalami tekanan signifikan. Dengan meningkatnya kepemilikan saham oleh jajaran komisaris, apakah ini menjadi pertanda pemulihan harga saham PTRO? Para pelaku pasar kini menanti langkah strategis selanjutnya dari emiten ini dalam menghadapi tantangan industri di tahun 2025.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.











