Geser Kebawah
PasarSaham

ESG Reporting Resmi Diluncurkan: Dorong Transparansi Emiten di Pasar Modal

107
×

ESG Reporting Resmi Diluncurkan: Dorong Transparansi Emiten di Pasar Modal

Sebarkan artikel ini
esg reporting resmi diluncurkan dorong transparansi emiten di pasar modal kompres
BEI luncurkan ESG Reporting untuk perusahaan tercatat, mendorong transparansi dan keberlanjutan investasi pasar modal Indonesia.

JAKARTA, BursaNusantara.comPT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong keberlanjutan dan transparansi di pasar modal melalui peluncuran Environmental, Social, and Governance (ESG) Reporting.

Inisiatif ini secara resmi diperkenalkan di Jakarta, Rabu (22/1/2025), untuk memberikan panduan dan alat bagi perusahaan tercatat dalam menyusun laporan keberlanjutan berbasis ESG.

Sponsor
Iklan

“Dalam rangka meningkatkan transparansi dan menyediakan informasi yang mudah dipahami oleh investor, Bursa mengambil inisiatif meluncurkan ESG Reporting.

Langkah ini bertujuan mendukung pengambilan keputusan investasi yang berbasis keberlanjutan dan mengedepankan aspek ESG,” ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, dalam sambutannya.

ESG: Standar Global untuk Investasi Berkelanjutan

Nyoman menjelaskan bahwa ESG telah menjadi standar global yang digunakan investor untuk mengukur dampak lingkungan, sosial, dan tata kelola dari perusahaan. Penerapan prinsip ini diakui sangat memengaruhi keputusan investasi, terutama bagi investor yang mengutamakan keberlanjutan.

“Investor pasar modal kini semakin memperhatikan implementasi ESG. Hal ini tidak hanya menjadi nilai tambah bagi perusahaan tetapi juga meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai destinasi investasi global,” tambahnya.

ESG Reporting yang diluncurkan telah diintegrasikan ke dalam sistem Sarana Keterbukaan Informasi Bagi Perusahaan Tercatat (SPE-IDXnet). Modul pelaporan ini mencakup Form E020, yang akan memuat laporan tahunan dan laporan keberlanjutan emiten. Sistem ini diharapkan mempermudah perusahaan tercatat dalam memenuhi standar pelaporan ESG yang diakui secara internasional.

Adopsi ASEAN Exchanges Common ESG Metrics

Dalam peluncurannya, BEI mengungkapkan bahwa modul ESG Reporting mengadopsi ASEAN Exchanges Common ESG Metrics. Standar ini menjadi acuan dasar bagi bursa-bursa di kawasan ASEAN untuk mempromosikan pelaporan ESG yang seragam.

“Dengan peluncuran modul ini, kita memastikan pelaporan yang dilakukan oleh emiten memenuhi unsur integritas, akuntabilitas, dan komparabilitas,” ungkap Direktur Pengembangan Pasar Modal dan Pasar Modal Syariah OJK, Evy Junita.

Peran Regulasi dan Peningkatan Keterbukaan

Modul ESG Reporting juga diselaraskan dengan berbagai regulasi OJK, termasuk Peraturan OJK Nomor 51/POJK.03/2017 dan Surat Edaran OJK Nomor 16/SEOJK.04/2021. Harmonisasi ini bertujuan untuk memberikan panduan yang jelas bagi emiten dalam menyusun laporan keberlanjutan mereka.

Data menunjukkan bahwa hingga Desember 2024, sebanyak 94% atau 882 perusahaan tercatat di BEI telah menerbitkan laporan keberlanjutan untuk tahun pelaporan 2023. Angka ini mencerminkan meningkatnya kesadaran dan komitmen emiten terhadap prinsip keberlanjutan.

ESG Reporting dan Transformasi Pasar Modal ASEAN

Peluncuran ESG Reporting tidak hanya membawa dampak positif bagi pasar modal Indonesia tetapi juga memperkuat integrasi kawasan ASEAN dalam konteks pasar modal berkelanjutan. Dengan mengadopsi ASEAN Exchanges Common ESG Metrics, Indonesia dapat meningkatkan visibilitas ASEAN sebagai asset class yang kompetitif di pasar global.

“Inisiatif ini diharapkan mendukung visibilitas ASEAN sebagai tujuan investasi yang menarik bagi investor regional dan global,” jelas Nyoman. Selain itu, ESG Reporting dapat membantu memperkuat posisi ASEAN sebagai destinasi investasi berkelas dunia.

Meningkatkan Daya Saing Emiten Lokal

Bagi emiten di Indonesia, pelaporan ESG menawarkan berbagai manfaat, termasuk:

  1. Peningkatan reputasi perusahaan: Pelaporan ESG mencerminkan komitmen emiten terhadap keberlanjutan.
  2. Daya tarik bagi investor global: Dengan memenuhi standar ESG, perusahaan dapat menarik investor institusi besar yang berorientasi pada keberlanjutan.
  3. Mitigasi risiko: ESG membantu perusahaan mengidentifikasi dan mengelola risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola.

Masa Depan Pasar Modal Berkelanjutan

Dengan langkah strategis ini, BEI menegaskan visi dan misinya untuk mendukung pasar modal yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. ESG Reporting menjadi tonggak penting dalam perjalanan pasar modal Indonesia menuju transformasi yang lebih inklusif dan bertanggung jawab.

“ESG Reporting: Boosting Transparency, Unlocking Sustainability” bukan sekadar slogan, tetapi cerminan nyata dari upaya kolektif BEI, OJK, dan emiten dalam membangun ekosistem pasar modal yang lebih baik untuk generasi mendatang.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.