JAKARTA, BursaNusantara.com – Produsen kertas terkemuka Indonesia, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW), akan melangsungkan langkah strategis melalui aksi korporasi berupa penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.
Agenda penting ini akan menjadi sorotan utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan pada 22 Januari 2025.
Rights Issue dengan Target Rp500 Miliar
Berdasarkan prospektus yang dirilis pada Rabu (10/1/2025), FASW berencana menerbitkan sebanyak 1 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp500 per saham.
Dengan demikian, total dana yang diharapkan terkumpul melalui aksi rights issue ini mencapai Rp500 miliar. Jumlah saham yang akan diterbitkan dapat berubah sesuai kebutuhan pendanaan dan harga pelaksanaan yang ditetapkan.
Dana hasil rights issue ini akan digunakan untuk beberapa tujuan strategis, termasuk:
- Modal Kerja: Menunjang operasional perusahaan agar tetap efisien dan kompetitif di tengah dinamika pasar.
- Pengembangan Bisnis: Memperluas kapasitas produksi dan mengeksplorasi peluang pasar baru.
- Pengurangan Liabilitas: Meningkatkan struktur keuangan perusahaan melalui pengurangan beban utang.
Imbas Terhadap Pemegang Saham
Manajemen FASW menekankan bahwa aksi korporasi ini akan memberikan dampak positif pada kondisi keuangan konsolidasi perusahaan.
Namun, bagi para pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya untuk memesan efek terlebih dahulu, dilusi kepemilikan dapat mencapai hingga 28,75 persen.
“Rencana penambahan modal melalui HMETD akan memperkuat fundamental keuangan perseroan dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham,” ujar manajemen FASW dalam pernyataan resminya.
Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan
Sebagai salah satu pemain utama di industri kertas, FASW terus berkomitmen untuk mempertahankan posisinya di pasar domestik maupun global.
Dengan langkah rights issue ini, perusahaan berharap dapat mengoptimalkan peluang bisnis yang ada dan meningkatkan daya saing di tengah tekanan persaingan.
Kehadiran para investor dalam RUPS mendatang akan menjadi penentu keberhasilan aksi rights issue ini. Dukungan dari pemegang saham akan membuka jalan bagi perusahaan untuk merealisasikan strategi bisnisnya secara optimal.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.











