JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Fore Kopi Indonesia (FORE) berencana melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) dengan menawarkan maksimal 1,88 miliar saham. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat ekspansi bisnis dan memperkuat struktur modal perusahaan.
Harga Saham dan Target Penggalangan Dana
Berdasarkan prospektus di Harian Kontan, Selasa (19/3), FORE menetapkan harga penawaran awal di kisaran Rp 160–Rp 202 per lembar saham. Dengan demikian, perusahaan berpotensi meraup dana segar hingga Rp 379,76 miliar dari IPO ini.
Dana hasil IPO akan dialokasikan untuk ekspansi bisnis dan kebutuhan operasional perusahaan.
Rencana Ekspansi 140 Gerai Baru
FORE berencana menggunakan sekitar 76% dana IPO untuk membuka 140 gerai baru. Rincian ekspansi tersebut meliputi:
- 10% untuk gerai flagship,
- 10% untuk gerai satelit, dan
- 80% untuk gerai medium.
Gerai-gerai baru ini akan dibangun di wilayah Jabodetabek serta kota-kota lain di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap mulai 2025 hingga 2026.
Namun, manajemen FORE mengakui bahwa rencana pembukaan gerai ini masih menunggu perizinan. “Perseroan akan memprioritaskan ekspansi dengan merenovasi gedung yang sudah ada dan menggunakan skema sewa tanah dan bangunan,” tulis manajemen FORE dalam prospektusnya.
Investasi di Anak Usaha dan Modal Kerja
Selain ekspansi gerai, sekitar 18% dana IPO akan digunakan untuk setoran modal kepada anak usaha PT Cipta Favorit Indonesia. Dana ini akan dimanfaatkan untuk membuka 30 gerai baru dengan komposisi:
- 10% gerai flagship,
- 65% gerai medium, dan
- 25% gerai satelit.
Gerai-gerai ini juga akan tersebar di Jabodetabek serta kota-kota lain di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali.
PT Cipta Favorit Indonesia merupakan anak usaha FORE yang bergerak di bisnis food and beverage (F&B), khususnya dalam bidang barkey dan donat.
Sisa dana IPO akan digunakan sebagai modal kerja, termasuk pembelian bahan baku, bahan kemasan, biaya sewa, dan biaya utilitas. Dengan strategi ini, FORE optimis dapat memperkuat posisinya di industri kopi Indonesia dan menarik minat investor pasar modal.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.









