Geser Kebawah
BisnisOtomotif

GIIAS 2025: BAIC Tampilkan Hybrid Canggih, Cicilan 0%

332
×

GIIAS 2025: BAIC Tampilkan Hybrid Canggih, Cicilan 0%

Sebarkan artikel ini
GIIAS 2025 BAIC Tampilkan Hybrid Canggih, Cicilan 0%
BAIC tampil mencolok di GIIAS 2025 dengan peluncuran BJ30 Hybrid dan program cicilan super ringan, siap tantang dominasi mobil Jepang di Indonesia.

BAIC Tantang Pabrikan Lama Lewat GIIAS 2025

JAKARTA, BursaNusantara.com – Merek mobil China, BAIC, tampil agresif di GIIAS 2025 dengan membawa strategi penuh kejutan untuk pasar otomotif Indonesia.

Setelah satu tahun beroperasi, BAIC sudah menjual lebih dari 500 unit dan membuka 12 dealer nasional.

Sponsor
Iklan

Kini, BAIC kembali ke panggung GIIAS dengan kepercayaan diri tinggi melalui tema “Empowering The Future”.

Peluncuran BJ30 Hybrid setir kanan menjadi momen penting karena ini debut dunia mobil tersebut.

Strategi Hybrid Sebelum Listrik Murni

BAIC tak buru-buru ke mobil listrik penuh, melainkan memilih tahapan realistis lewat hybrid.

BJ30 Hybrid jadi bukti pendekatan cermat: kombinasi mesin bakar efisien dan teknologi elektrifikasi ringan.

Langkah ini dinilai cocok untuk ekosistem mobil Indonesia yang belum siap penuh untuk kendaraan listrik murni.

Hybrid dianggap sebagai jembatan teknologi yang bisa langsung digunakan tanpa tergantung infrastruktur charging.

Dengan strategi ini, BAIC membaca dinamika pasar lokal sekaligus menyelaraskan visi mobilitas global.

Tampil Gaya Lewat Modifikasi Tematik

BAIC juga menghadirkan delapan konsep modifikasi dari varian BJ40 yang mencuri perhatian pengunjung.

Model seperti BJ40 Plus Black Edition hingga BJ40 Forest Green menunjukkan fleksibilitas desain BAIC.

Modifikasi ini ditujukan bagi segmen muda dan komunitas penggemar gaya ekstrem.

BAIC ingin tampil bukan sekadar brand fungsional, tapi juga ekspresif dan relevan dengan tren gaya hidup.

Kehadiran ini memperkuat posisi BAIC sebagai merek global yang berani membumi di pasar lokal.

Debut Dunia di Indonesia, Bukan di China

Peluncuran perdana BJ30 Hybrid dilakukan di Indonesia, bukan di markas besar mereka di China.

Langkah ini memperlihatkan pentingnya posisi Indonesia dalam strategi ekspansi BAIC secara global.

Panggung GIIAS menjadi alat komunikasi untuk membuktikan keseriusan mereka di pasar otomotif terbesar ASEAN.

BAIC menempati booth seluas 750 m² dan menampilkan 10 unit kendaraan termasuk hybrid dan model modifikasi.

Hal ini menunjukkan bahwa mereka tak datang sebagai pemain pinggiran, tapi rival serius pabrikan mapan.

Skema Kredit Agresif Tanpa Angsuran Bulanan

Tak hanya menampilkan produk, BAIC juga menantang pasar lewat skema kredit super ringan.

Mereka menawarkan cicilan 50:50, tenor 7 tahun, DP 10%, bunga 0%, dan proses cepat.

Program ini menghapus angsuran bulanan sehingga jadi solusi praktis bagi konsumen baru.

Tambahan diskon hingga Rp 20 juta membuat tawaran ini sulit ditolak bagi pembeli entry-level.

Strategi pembiayaan ini bisa menjadi pemicu disrupsi pasar, memaksa merek mapan melakukan penyesuaian.

Dengan kombinasi produk inovatif dan strategi kredit agresif, BAIC tak sekadar hadir mereka menyerbu.