Geser Kebawah
BisnisE-CommerceKeuangan

GOTO Kembangkan AI untuk Dongkrak Efisiensi dan Bisnis Fintech

444
×

GOTO Kembangkan AI untuk Dongkrak Efisiensi dan Bisnis Fintech

Sebarkan artikel ini
GOTO Kembangkan AI Untuk Dongkrak Efisiensi Dan Bisnis Fintech
GOTO meluncurkan AI Sahabat-AI bersama Indosat dan NVIDIA, fokus pada Bahasa Indonesia dan fintech, guna meningkatkan efisiensi dan inovasi bisnis.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) semakin serius mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan efisiensi operasional serta mempercepat inovasi bisnisnya. Terbaru, GOTO meluncurkan teknologi AI berbasis Large Language Model (LLM) bernama Sahabat-AI pada November 2024.

Peluncuran Sahabat-AI dan Kolaborasi dengan Mitra Strategis

GOTO menggandeng PT Indosat Tbk (ISAT) dan NVIDIA dalam proyek pengembangan Sahabat-AI. Teknologi ini dikembangkan untuk memahami dan merespons bahasa Indonesia serta bahasa daerah Nusantara dengan tingkat akurasi tinggi.

Sponsor
Iklan

Selain itu, GOTO juga tengah mengeksplorasi berbagai pemanfaatan Sahabat-AI, termasuk dalam aplikasi chatbot serta teknologi pengenalan karakter optik (optical character recognition/OCR) yang berguna bagi merchant dalam mengelola menu secara otomatis.

AI sebagai Kunci Personalisasi Layanan GOTO

Equity Research Analyst Panin Sekuritas, Sarkia Adelia Lukman, menilai bahwa pengembangan AI semakin relevan di era digital ini, terutama bagi GOTO sebagai salah satu perusahaan ekosistem digital terbesar di Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa AI memiliki peran penting dalam menciptakan layanan yang lebih personal. “Setiap pengguna memiliki kebutuhan yang berbeda, dan AI memungkinkan GOTO untuk menawarkan produk yang lebih sesuai dengan preferensi individu,” ujarnya, Rabu (19/3).

Berdasarkan data, sekitar 77% konsumen Indonesia lebih nyaman menggunakan bahasa Indonesia dalam berinteraksi dengan layanan digital. Hal ini menjadikan Sahabat-AI sebagai alat yang potensial dalam mempermudah akuisisi pelanggan.

AI Mendorong Pertumbuhan Bisnis Fintech GOTO

Selain meningkatkan personalisasi layanan, AI juga menjadi faktor kunci dalam akselerasi bisnis financial technology (fintech) GOTO.

Pada akhir Desember 2024, loan book GOTO tercatat tumbuh 172% secara tahunan, mencapai Rp 5,2 triliun. Emiten teknologi ini menargetkan pertumbuhan lebih dari Rp 8 triliun hingga akhir 2025.

Sarkia menambahkan bahwa meskipun kontribusi fintech terhadap pendapatan GOTO masih relatif rendah, akselerasi pertumbuhan dan profitabilitasnya cukup menjanjikan. “Dengan AI, GOTO bisa menerapkan strategi prudent lending, sehingga penyaluran kredit lebih efisien dan minim risiko,” katanya.

Implementasi AI dalam On-Demand Services (ODS)

GOTO juga berpotensi mengadopsi AI untuk memperkuat inovasi produk di segmen On-Demand Services (ODS), termasuk ride hailing dan layanan antar. Dengan penerapan AI, GOTO dapat meningkatkan efisiensi operasional serta mengoptimalkan margin bisnisnya.

Seiring dengan perkembangan teknologi, langkah GOTO dalam mengembangkan kecerdasan buatan menjadi strategi penting untuk mempercepat pertumbuhan bisnis dan memperkuat posisinya di pasar teknologi digital Indonesia.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru