Geser Kebawah
BisnisHeadlineProperti

Grup Lippo Mulai Realisasi Refund Meikarta, Rp4 Miliar Dikembalikan

430
×

Grup Lippo Mulai Realisasi Refund Meikarta, Rp4 Miliar Dikembalikan

Sebarkan artikel ini
Grup Lippo Mulai Realisasi Refund Meikarta, Rp4 Miliar Dikembalikan
19 konsumen Meikarta terima pengembalian dana Rp4 miliar. Lippo Cikarang komitmen tuntaskan refund Rp26,8 miliar hingga Juli 2025.

Progres Refund Meikarta Mulai Direalisasikan Lippo Cikarang

JAKARTA, BursaNusantara.com – Komitmen penyelesaian kewajiban kepada konsumen Meikarta mulai menampakkan hasil.

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) secara bertahap telah merealisasikan pengembalian dana kepada pembeli apartemen Meikarta, proyek ambisius yang sempat menuai kontroversi sejak beberapa tahun terakhir.

Sponsor
Iklan

Hingga 26 Mei 2025, sebanyak 19 konsumen telah menerima refund dengan nilai total sekitar Rp4 miliar. Langkah ini menjadi bagian dari implementasi putusan homologasi yang telah disepakati sebelumnya antara pengembang dan para konsumen Meikarta.

“Pengembalian dana sesuai kesepakatan putusan homologasi,” ujar Peter Adrian, Corporate Secretary Lippo Cikarang.

Proses Refund Meikarta Sesuai Mekanisme Hukum

Pengembalian dana ini dijalankan berdasarkan prosedur legal yang telah disusun secara rinci dalam putusan pengadilan.

Tidak ada hambatan berarti dalam pelaksanaannya sejauh ini. Mahkota Sentosa Utama (MSU), sebagai pelaksana proyek Meikarta di bawah Lippo Group, menjalankan proses tersebut sesuai koridor yang telah disepakati.

“Sejauh ini belum terdapat tantangan material yang dihadapi oleh Mahkota Sentosa Utama,” tambah Peter Adrian.

Target Refund Rp26,8 Miliar hingga Juli 2025

Langkah pengembalian dana yang dilakukan saat ini hanyalah bagian awal dari rencana lebih besar. Lippo Cikarang menargetkan akan menyelesaikan refund senilai Rp26,8 miliar, sebagaimana disampaikan dalam pertemuan antara Bos Lippo Group James Riady dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, pada 23 April 2025 lalu.

Dana refund ini akan ditarik dari kombinasi kas internal perusahaan dan hasil penjualan unit-unit apartemen Meikarta yang masih tersedia.

“Sumber dana penuntasan kewajiban itu, dari kas internal maupun hasil penjualan unit,” tegas Peter Adrian.

Pembangunan Meikarta Dilanjutkan hingga Juli 2027

Sementara proses refund berjalan, pembangunan fisik Meikarta juga terus dilakukan. MSU memastikan proyek tersebut akan rampung secara bertahap hingga Juli 2027.

Hingga kini, proses konstruksi disebut berjalan lancar dan tidak terganggu oleh hambatan besar yang bersifat teknis maupun administratif.

“Pembangunan secara bertahap dan akan tuntas pada Juli 2027,” jelas Peter.

Kendati ada tantangan umum sebagaimana proyek properti pada umumnya, Lippo memastikan kelanjutan pembangunan tetap menjadi prioritas perusahaan.

Dukungan Pemerintah: Ultimatum hingga 23 Juli 2025

Pemerintah pusat, melalui Kementerian PKP, terus mengawal proses penyelesaian sengketa Meikarta. Menteri PKP Maruarar Sirait atau akrab disapa Ara, secara tegas memberikan batas waktu hingga 23 Juli 2025 untuk tuntasnya pengembalian dana seluruh konsumen.

Dalam pertemuan dengan James Riady, Ara juga menunjuk Fitrah Nur, Dirjen Kawasan Permukiman, sebagai pengawal percepatan penyelesaian masalah tersebut.

“Kalau bisa dipercepat, itu langkah terbaik bagi semua pihak,” ujar James dalam pertemuan itu.

Dampak Proyek: Lapangan Kerja hingga Infrastruktur

Meski sempat terguncang oleh masalah hukum dan kepercayaan publik, Meikarta tetap diakui memberi dampak signifikan terhadap lingkungan sekitarnya.

Menurut James, proyek ini telah menghasilkan ribuan lapangan kerja dan memperluas ketersediaan infrastruktur secara signifikan.

“Pembangunan Meikarta menghadapi banyak tantangan, tetapi kami tetap berkomitmen menyelesaikan proyek ini,” ujar James.

Dengan komitmen berkelanjutan dari Lippo Group dan dukungan pemerintah, masa depan Meikarta kini bergantung pada konsistensi pelaksanaan refund dan kelanjutan pembangunan.

Target Juli 2025 menjadi penanda penting, baik bagi kepercayaan konsumen maupun reputasi pengembang di industri properti nasional.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru