Geser Kebawah
HeadlineKomoditasPasar

Harga Batu Bara Anjlok, Dampak Impor India Terhadap Pasar Global

102
×

Harga Batu Bara Anjlok, Dampak Impor India Terhadap Pasar Global

Sebarkan artikel ini
Harga Batu Bara Anjlok Dampak Impor India Terhadap Pasar Global
Harga batu bara turun akibat penurunan impor India sebesar 8,4%. Simak dampaknya terhadap pasar global dan industri energi.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Harga batu bara mengalami penurunan signifikan pada Selasa (11/3/2025), dipicu oleh melemahnya permintaan dari India. Impor batu bara negara tersebut turun sebesar 8,4%, yang berdampak langsung terhadap harga di pasar global.

Tren Penurunan Harga Batu Bara

Harga batu bara Newcastle mengalami pergerakan beragam. Untuk kontrak Maret 2025, harga naik tipis sebesar US$ 0,3 menjadi US$ 104,9 per ton. Namun, harga untuk kontrak April 2025 justru turun sebesar US$ 1,35 menjadi US$ 110,75 per ton, sementara kontrak Mei 2025 mengalami penurunan lebih tajam sebesar US$ 2,3 menjadi US$ 114 per ton.

Sponsor
Iklan

Sementara itu, harga batu bara Rotterdam juga melemah. Untuk kontrak Maret 2025, harga turun sebesar US$ 0,9 menjadi US$ 99,1 per ton. Kontrak April 2025 mengalami penurunan US$ 0,7 menjadi US$ 99,35 per ton, dan harga untuk kontrak Mei 2025 terkoreksi sebesar US$ 0,7 menjadi US$ 99,1 per ton.

Penurunan Impor Batu Bara India

Menurut laporan Business Standard, impor batu bara India dalam periode April hingga Desember 2024 mengalami penurunan sebesar 8,4%, dari 200,19 juta ton (MT) pada tahun sebelumnya menjadi 183,42 MT. Penurunan ini menghasilkan penghematan devisa sekitar US$ 5,43 miliar bagi India.

Penurunan paling signifikan terjadi di sektor Non-Regulated, yang mencakup industri di luar sektor kelistrikan, dengan penurunan impor mencapai 12,01% secara tahunan. Meskipun pembangkitan listrik berbasis batu bara di India masih tumbuh 3,53% dalam periode yang sama, impor batu bara untuk campuran di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) mengalami penurunan tajam hingga 29,8%.

Kebijakan India dalam Mengurangi Impor

Pemerintah India telah menerapkan berbagai kebijakan untuk meningkatkan produksi batu bara dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Program seperti Commercial Coal Mining dan Mission Coking Coal dirancang untuk mempercepat produksi domestik. Data menunjukkan bahwa produksi batu bara India meningkat 6,11% selama April-Desember 2024 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Langkah ini mencerminkan komitmen India dalam mengamankan pasokan energi melalui sumber daya domestik, sekaligus mengurangi volatilitas harga akibat ketergantungan pada pasar global. Dengan kebijakan ini, industri energi global perlu bersiap menghadapi kemungkinan perubahan pola perdagangan batu bara yang lebih berorientasi pada ketahanan energi nasional India.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Tinggalkan Balasan