KriptoPasar

Harga Bitcoin Menguat, Momentum Bullish di Tengah Liburan

162
harga bitcoin menguat momentum bullish di tengah liburan thumbnail
Harga Bitcoin naik 0,29% di tengah pelemahan pasar kripto. Momentum bullish Bitcoin terus berlanjut meski musim liburan. Apakah tren ini akan berlanjut?

JAKARTA, BursaNusantara.com — Pasar kripto menunjukkan pergerakan menarik di tengah musim liburan. Bitcoin (BTC), kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, berhasil mencatatkan kenaikan meskipun secara keseluruhan pasar kripto global melemah. Berdasarkan data Coinmarketcap pada Kamis (26/12/2024) pukul 07.14 WIB, kapitalisasi pasar kripto turun 0,11% menjadi US$ 3,44 triliun dalam 24 jam terakhir.

Namun, Bitcoin justru naik 0,29% dan berada di level US$ 99.117 per koin, atau setara dengan Rp 1,6 miliar (kurs Rp 16.172). Tidak hanya Bitcoin, Ethereum (ETH) juga mengalami kenaikan sebesar 0,15% menjadi US$ 3.488 per koin, sementara Binance Coin (BNB) naik 0,85% menjadi US$ 701 per koin.

Momentum Bullish di Tengah Liburan

Dikutip dari Cryptonews, momentum bullish Bitcoin tetap menunjukkan tren positif meskipun pasar relatif tenang selama musim liburan. Seorang trader terkenal, Skew, menyebutkan optimisme terhadap kenaikan harga ini dalam unggahannya di platform X.

Skew mencatat adanya divergensi bullish pada indikator Relative Strength Index (RSI) di grafik 4 jam, yang mengindikasikan potensi pergerakan harga lebih tinggi. Ia juga mencatat bahwa pasar gagal menekan harga Bitcoin di bawah level tertentu, menunjukkan tanda adanya “lelang yang gagal.”

Menurut Skew, harga Bitcoin saat ini tengah menguji kembali tren sistematis yang sebelumnya membawa harga dari US$ 68 ribu menuju US$ 108 ribu. Meskipun demikian, ia menekankan pentingnya terus memantau perkembangan pasar untuk memastikan tren ini berlanjut.

Tekanan dari ETF Bitcoin

Meski ada sentimen positif, tidak semua metrik menunjukkan sinyal bullish. Data menunjukkan aliran keluar yang signifikan dari dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin berbasis AS. Dalam empat hari terakhir, tercatat rekor penarikan sebesar US$ 1,5 miliar, termasuk US$ 338,4 juta pada Malam Natal, menurut laporan dari Farside Investors yang berbasis di Inggris.

Aliran keluar dana ini mencerminkan kehati-hatian investor, meskipun pasar tradisional AS saat ini sedang tutup karena liburan.

Pendapat Pakar Kripto

Investor kripto terkenal, Satoshi Stacker, juga mencatat bahwa liburnya pasar keuangan tradisional di AS memberikan “nafas” bagi Bitcoin dari tekanan jual. “Pasar tradisional AS tutup hari ini, jadi Bitcoin mendapat jeda dari tekanan jual baru-baru ini,” tulisnya.

Kenaikan Bitcoin ini memberikan harapan kepada para investor bahwa tren bullish dapat berlanjut memasuki awal tahun 2025, meskipun dinamika pasar masih akan dipengaruhi oleh sentimen global dan pergerakan institusional.

Kesimpulan

Dengan tren bullish yang mulai terlihat, investor masih harus mencermati faktor eksternal, seperti kebijakan ekonomi global dan dinamika pasar kripto lainnya. Apakah Bitcoin akan terus menguat di tengah ketidakpastian ini?

Harga Bitcoin Menguat, Momentum Bullish di Tengah Liburan

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version