Geser Kebawah
Headline

Harga Emas Antam 24 Februari 2026: Proyeksi dan Analisis

100
×

Harga Emas Antam 24 Februari 2026: Proyeksi dan Analisis

Sebarkan artikel ini
Harga Emas Antam 24 Februari 2026 Proyeksi dan Analisis
Simak prediksi Harga Emas Antam Selasa, 24 Februari 2026. Analisis pergerakan fluktuatif menuju Rp3.052.000 per gram dan detail pajak transaksi terbaru. Cek di sini!

Dinamika Aset Safe Haven di Tengah Ketidakpastian Pasar Global

JAKARTA, BursaNusantara.com – Nilai tukar logam mulia diprediksi akan mengalami pergerakan fluktuatif pada perdagangan Selasa, 24 Februari 2026. Kondisi ini mengikuti tren penguatan yang terjadi pada awal pekan di mana Harga Emas Antam menyentuh level Rp3.028.000 per gram.

Berdasarkan data posisi terakhir pada Senin (23/2), harga tersebut mencatatkan kenaikan sebesar Rp16.000 dibandingkan harga pada Sabtu sebelumnya. Selaras dengan itu, harga beli kembali atau buyback juga merangkak naik Rp20.000 menuju angka Rp2.813.000 per gram.

Kenaikan tajam pada periode ini dipicu oleh ketidakpastian dinamika pasar global yang terus berkembang. Isu terkait kebijakan tarif dagang Amerika Serikat menjadi faktor utama yang mendorong investor mengalihkan portofolio mereka ke aset aman.

Proyeksi Fluktuasi Harga Emas Antam Hari Ini

Menurut analisis pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi, pergerakan instrumen ini cenderung bergerak dalam rentang yang dinamis. Skenario penguatan atau bullish menempatkan tingkat resisten pertama pada angka Rp3.052.000 per gram sebagai target terdekat.

Ibrahim memproyeksikan target penguatan dapat berlanjut hingga akhir pekan menuju level Rp3.150.000 per gram. Sebaliknya, investor perlu mencermati skenario pelemahan dengan batas dukungan (support) pertama di angka Rp2.950.000 per gram.

Jika tekanan pasar meningkat, level dukungan kedua diprediksi berada pada kisaran Rp2.900.000 per gram. Ketahanan Harga Emas Antam di level psikologis Rp3 juta menjadi indikator penting bagi pelaku pasar dalam mengambil keputusan beli atau jual.

Analisis Performa YTD dan Rekor Tertinggi 2026

Seperti diungkapkan dalam riset data historis, emas batangan telah menunjukkan performa yang sangat impresif sepanjang tahun berjalan (year-to-date). Nilai komoditas ini telah tumbuh sekitar 21 persen sejak awal Januari 2026 yang kala itu dibuka pada level Rp2.488.000.

Meskipun saat ini berada di kisaran Rp3,02 juta, angka tersebut masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high). Rekor tersebut tercatat pada 29 Januari 2026 saat harga emas menyentuh angka fantastis Rp3.168.000 per gram.

Pecahan emas batangan yang tersedia saat ini bervariasi mulai dari ukuran 0,5 gram seharga Rp1.564.000 hingga ukuran 1.000 gram. Diversifikasi ukuran ini memungkinkan aksesibilitas yang luas bagi berbagai profil investor di tengah tren kenaikan harga yang konsisten.

Aspek Perpajakan dan Ketentuan Transaksi Terbaru

Sesuai dengan regulasi PMK No. 34/PMK.10/2017, setiap transaksi emas batangan tetap terikat pada aturan perpajakan yang ketat. Pembelian emas dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP atau 0,9 persen bagi mereka yang tidak memilikinya.

Dalam skema penjualan kembali atau buyback, potongan PPh 22 diberlakukan untuk transaksi dengan nilai di atas Rp10 juta. Besaran pajak dipotong langsung dari total nilai transaksi, yaitu 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP.

Pemahaman terhadap struktur biaya ini sangat krusial bagi investor untuk menghitung margin keuntungan secara akurat. Ketentuan pajak yang berlaku memastikan transparansi dalam setiap aktivitas perdagangan logam mulia di Indonesia.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Memuat Grafik...

Tinggalkan Balasan