JAKARTA, Bursa Nusantara – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Minggu pagi (8/12/2024) tercatat stabil di level Rp 1.508.000 per gram. Harga ini tidak berubah dari posisi Sabtu (7/12/2024) setelah sebelumnya mengalami penurunan Rp 6.000.
Dilansir dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam tetap berada di bawah rekor tertingginya sepanjang masa (All-Time High/ATH), yaitu Rp 1.567.000 per gram yang dicapai pada 31 Oktober 2024.
Selain harga jual, nilai beli kembali (buyback) emas batangan Antam pada hari yang sama juga terpantau stabil di Rp 1.356.000 per gram.
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut daftar harga pecahan emas batangan Antam yang tercatat pada Minggu pagi (8/12/2024):
- 0,5 gram: Rp 804.000
- 1 gram: Rp 1.508.000
- 2 gram: Rp 2.956.000
- 3 gram: Rp 4.409.000
- 5 gram: Rp 7.315.000
- 10 gram: Rp 14.575.000
- 25 gram: Rp 36.312.000
- 50 gram: Rp 72.545.000
- 100 gram: Rp 145.012.000
- 250 gram: Rp 362.265.000
- 500 gram: Rp 724.320.000
- 1.000 gram: Rp 1.448.600.000
Ketentuan Pajak Penjualan dan Pembelian Emas
Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017, transaksi emas batangan dikenakan potongan pajak yang berbeda tergantung jenis dan nominal transaksinya.
- Penjualan kembali (buyback) emas:
- Nominal lebih dari Rp 10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP.
- Untuk peserta tanpa NPWP, pajaknya naik menjadi 3%.
- PPh 22 atas transaksi ini dipotong langsung dari nilai buyback.
- Pembelian emas batangan:
- Pemilik NPWP dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% dari total pembelian.
- Bagi non-NPWP, tarif pajak naik menjadi 0,9%.
- Setiap transaksi pembelian emas disertai bukti potong PPh 22 sebagai dokumen pendukung.

Tren Harga Emas Antam pada Akhir Tahun 2024
Harga emas Antam telah mengalami fluktuasi yang cukup signifikan sepanjang tahun ini, dengan puncaknya pada 31 Oktober 2024 ketika mencapai Rp 1.567.000 per gram. Tren ini mencerminkan dinamika pasar global, termasuk fluktuasi harga emas dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta sentimen pasar terhadap aset safe-haven.
Meskipun harga saat ini bertahan di Rp 1.508.000 per gram, pelaku pasar terus memantau pergerakan harga emas, terutama menjelang akhir tahun yang sering kali menjadi periode volatilitas tinggi.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.







