HeadlineKomoditasPasar

Harga Emas Antam Stabil di Rp1,67 Juta per Gram, Begini Rinciannya

134
Harga Emas Antam Stabil di Rp1,67 Juta per Gram, Begini Rinciannya
Harga emas Antam stabil di Rp1.672.000 per gram pada Minggu (2/3). Simak daftar harga lengkap untuk semua pecahan emas batangan.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Harga emas batangan bersertifikat Antam yang dikeluarkan oleh Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tercatat stabil pada perdagangan Minggu (2/3).

Mengutip situs resmi Logam Mulia, harga emas pecahan satu gram tetap di level Rp1.672.000 per gram, sama seperti harga yang dicetak pada Sabtu (1/3).

Di sisi lain, harga buyback emas Antam juga tidak mengalami perubahan, tetap berada di Rp1.521.500 per gram. Harga buyback adalah harga yang ditetapkan oleh Antam jika pemilik emas ingin menjual kembali logam mulia mereka.

Harga Emas Antam Berdasarkan Pecahan

Berikut adalah rincian harga emas batangan Antam untuk berbagai pecahan per Minggu (2/3):

  • 0,5 gram: Rp886.000
  • 1 gram: Rp1.672.000
  • 5 gram: Rp8.135.000
  • 10 gram: Rp16.215.000
  • 25 gram: Rp40.412.000
  • 50 gram: Rp80.745.000
  • 100 gram: Rp161.412.000
  • 250 gram: Rp403.265.000
  • 500 gram: Rp806.320.000
  • 1.000 gram: Rp1.612.600.000

Catatan: Harga tersebut belum termasuk pajak. Pembelian emas batangan Antam di atas 10 juta rupiah akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 0,45% bagi pemegang NPWP dan 0,9% bagi yang tidak memiliki NPWP. Pajak ini akan dipotong langsung pada saat transaksi.

Mengapa Harga Emas Berbeda Berdasarkan Pecahan?

Harga per gram emas Antam bisa berbeda tergantung dari berat batangnya. Hal ini disebabkan adanya biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas dalam pecahan kecil lebih mahal dibandingkan pecahan yang lebih besar. Biasanya, harga emas batang 1 kilogram digunakan sebagai patokan utama dalam industri emas.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas

Pergerakan harga emas dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, di antaranya:

1. Nilai Tukar Rupiah dan Dolar AS

Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dapat berdampak langsung pada harga emas domestik. Jika rupiah melemah terhadap dolar, harga emas cenderung naik.

2. Harga Emas Dunia

Harga emas di pasar global, yang biasanya mengacu pada harga emas di bursa COMEX dan London Bullion Market, juga mempengaruhi harga emas di Indonesia.

3. Permintaan dan Penawaran

Tingkat permintaan dan ketersediaan emas di pasar domestik turut berperan dalam menentukan harga. Saat permintaan meningkat, harga cenderung naik.

4. Kebijakan Moneter dan Inflasi

Kebijakan suku bunga bank sentral seperti The Fed dan Bank Indonesia (BI) dapat mempengaruhi minat investor terhadap emas sebagai aset safe haven.

Harga Emas Stabil, Peluang Investasi?

Dengan harga emas Antam yang masih bertahan di level Rp1,67 juta per gram, investor dapat mempertimbangkan emas sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global. Meskipun stabil saat ini, harga emas tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal yang perlu dicermati.

Bagi investor yang ingin membeli emas, disarankan untuk selalu memantau pergerakan harga dan mempertimbangkan strategi investasi jangka panjang.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version