Ekonomi Makro

Harga Minyak Ambruk terendah sepekan, Sinyal Resesi Mengintai?

173
harga minyak ambruk terendah sepekan sinyal resesi mengintai thumbnail
Harga minyak global anjlok 1% ke level terendah dalam seminggu akibat data ekonomi negatif dari Jerman dan China, serta sikap hati-hati menjelang keputusan The Fed.

Harga Minyak Dunia Anjlok 1% ke Level Terendah Seminggu

NEW YORK, Bursa Nusantara Official – Harga minyak mentah dunia turun hingga 1% pada Selasa (17/12/2024), menyentuh level terendah dalam sepekan. Penurunan ini disebabkan oleh data ekonomi negatif dari Jerman dan China, yang memicu kekhawatiran akan lemahnya permintaan global. Investor juga cenderung berhati-hati menjelang keputusan The Fed mengenai suku bunga.

Harga minyak Brent melemah 72 sen atau 1% menjadi US$ 73,19 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 63 sen (0,9%) ke US$ 70,08 per barel. Ini merupakan penutupan terendah Brent sejak 10 Desember 2024, dengan selisih harga Brent-WTI turun ke US$ 3,54 per barel, level terendah dalam 12 minggu terakhir.

Efek Selisih Harga Brent-WTI

Analis menyebutkan, ketika selisih Brent dan WTI turun di bawah US$ 4 per barel, pengiriman minyak mentah dari Amerika Serikat menjadi kurang ekonomis. Hal ini berpotensi mengurangi ekspor minyak AS di pasar global.

China dan Jerman Jadi Sorotan

Di China, perekonomian terbesar kedua dunia, output industri naik tipis pada November 2024, namun penjualan ritel mencatatkan penurunan, memunculkan ekspektasi bahwa Beijing perlu menambah stimulus ekonomi. Ketegangan perdagangan dengan AS juga menambah beban ekonomi setelah Donald Trump terpilih kembali sebagai Presiden AS.

Sementara itu, di Jerman, survei Institut Ifo menunjukkan penurunan sentimen bisnis yang lebih tajam dari perkiraan pada Desember. Pandangan pesimistis perusahaan terhadap beberapa bulan mendatang menjadi salah satu pemicu pelemahan ini, ditambah ketidakpastian geopolitik dan penurunan aktivitas industri.

AS Tahan, tetapi Inflasi Mengintai

Di Amerika Serikat, laporan menunjukkan penjualan ritel naik lebih tinggi dari perkiraan pada November, terutama dari sektor kendaraan bermotor dan belanja daring. Namun, hal ini tidak mengubah ekspektasi bahwa The Fed akan kembali menurunkan suku bunga pada Rabu (18/12/2024), menjadi yang ketiga kalinya dalam siklus pelonggaran moneter sejak September.

Investor saat ini menantikan proyeksi kebijakan suku bunga The Fed untuk 2025, guna melihat arah langkah bank sentral terkait inflasi yang tetap persisten meskipun indikator ekonomi menunjukkan ketahanan.

Prediksi Penyimpanan Minyak AS dan Produksi Kazakhstan

American Petroleum Institute (API) dan Administrasi Informasi Energi AS (EIA) akan mengumumkan data penyimpanan minyak pada pekan yang berakhir 13 Desember 2024. Analis memprediksi adanya penarikan 1,6 juta barel minyak dari cadangan AS, yang jika benar akan menjadi penarikan keempat berturut-turut sejak Agustus.

Sementara itu, Kazakhstan, anggota OPEC+, memperkirakan produksi minyak dan kondensat mencapai 87,8 juta ton pada 2024, lebih rendah dari target awal sebesar 88 juta ton. Hal ini disampaikan oleh Menteri Energi Kazakhstan, Almasadam Satkaliyev.

Sanksi Baru Uni Eropa dan Langkah OPEC+

Uni Eropa mengadopsi paket sanksi ke-15 terhadap Rusia, termasuk langkah-langkah lebih ketat terhadap entitas China dan kapal-kapal bayangan Rusia. Inggris juga menjatuhkan sanksi terhadap kapal-kapal yang diduga mengangkut minyak ilegal dari Rusia.

OPEC+ terus berupaya menstabilkan pasar minyak dengan pengurangan produksi, guna mempertahankan harga di tengah tekanan global.

Kesimpulan

Penurunan harga minyak ke level terendah dalam seminggu menunjukkan tantangan yang dihadapi pasar energi global. Dari data ekonomi China dan Jerman hingga proyeksi kebijakan The Fed, pasar minyak menghadapi berbagai faktor yang dapat memengaruhi pergerakan harga ke depannya.

Harga Minyak Ambruk terendah sepekan, Sinyal Resesi Mengintai?

×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version