Gebrakan Hermanto Tanoko: Saham RISE "Diskon" ke Rp6.550 Demi Investor Ritel
JAKARTA – Emiten properti milik konglomerat Hermanto Tanoko, PT Jaya Sukses Makmur (RISE), resmi memulai babak baru di lantai bursa.
Terhitung sejak perdagangan Selasa (20/1/2026), Bursa Efek Indonesia (BEI) menyesuaikan harga teoritis RISE menjadi Rp6.550, turun dari harga penutupan sebelumnya di level Rp9.700.
Langkah ini merupakan buntut dari aksi korporasi masif perusahaan yang membagikan 5,25 miliar lembar saham bonus senilai Rp525,36 miliar kepada para pemegang saham setianya.
Rasio 25:12, Strategi Mempertebal Portofolio
Bagi para investor, aksi ini menjadi angin segar. Dengan rasio 25:12, setiap pemilik 25 saham lama akan mendapatkan 12 saham baru secara cuma-cuma.
Secara teknis, jika Anda memiliki 1 lot (100 lembar), portofolio Anda akan bertambah sekitar 48 lembar saham baru tanpa mengeluarkan modal sepeser pun.
Penyesuaian harga ke Rp6.550 adalah mekanisme otomatis bursa agar kapitalisasi pasar tetap stabil meski jumlah saham yang beredar membengkak.
Misi Besar: Likuiditas dan Ekspansi
Direktur Utama RISE, Budi Agusti, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar kosmetik keuangan. Dengan kapitalisasi ekuitas yang mencapai Rp2,6 triliun, RISE ingin sahamnya lebih “lincah” diperdagangkan.
“Kami ingin membuka ruang gerak yang lebih luas. Harga yang lebih terjangkau diharapkan memicu aktivitas transaksi yang lebih dinamis, sekaligus memberikan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham kami,” ungkap Budi.
Catat Tanggalnya: Distribusi pada 9 Februari
Bagi investor yang masuk dalam daftar Recording Date per 21 Januari 2026, saham bonus ini akan mendarat di akun sekuritas Anda pada 9 Februari 2026.
Analis melihat penurunan harga secara teoritis ini sebagai peluang emas bagi investor ritel yang sebelumnya “gentar” melihat harga RISE di level hampir Rp10.000, kini bisa masuk ke salah satu emiten properti dengan fundamental terkuat di Papan Pengembangan.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












