Geser Kebawah
HeadlineInternasional

Heboh! Anggota Kongres Usulkan Uang Kertas US$250 Bergambar Donald Trump

124
×

Heboh! Anggota Kongres Usulkan Uang Kertas US$250 Bergambar Donald Trump

Sebarkan artikel ini
Heboh! Anggota Kongres Usulkan Uang Kertas US$250 Bergambar Donald Trump
Seorang anggota Kongres AS mengusulkan uang kertas US$250 dengan wajah Donald Trump. Usulan ini menuai reaksi keras dari publik. Apa alasannya?

Kontroversi Baru: Uang Kertas US$250 dengan Wajah Trump?

WASHINGTON, BursaNusantara.com – Dunia politik Amerika Serikat kembali dihebohkan dengan usulan seorang anggota Kongres, Joe Wilson, yang mengajukan pencetakan uang kertas baru pecahan US$250 dengan wajah Donald Trump.

Wilson, yang merupakan anggota Partai Republik dari South Carolina, menyebut langkah ini sebagai bentuk penghormatan kepada mantan Presiden Trump dan bagian dari solusi terhadap dampak inflasi yang terjadi di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden. Namun, usulan ini justru menuai reaksi keras dari masyarakat dan memicu perdebatan di berbagai kalangan.

Sponsor
Iklan

Usulan Pencetakan Uang Kertas US$250: Serius atau Gimik Politik?

1. Latar Belakang Usulan Wilson

Wilson pertama kali mengumumkan usulannya ini melalui unggahan di media sosial X (sebelumnya Twitter) pada 25 Februari 2025. Dalam unggahan tersebut, ia menyertakan konsep desain uang kertas berwarna hijau dengan wajah Trump dalam format penuh. Wilson menuliskan:

“Bersyukur untuk mengumumkan bahwa saya sedang menyusun undang-undang untuk mengarahkan Biro Percetakan dan Ukiran untuk merancang uang kertas US$250 dengan menampilkan wajah Donald J. Trump. Bidenflasi telah menghancurkan ekonomi dan memaksa keluarga Amerika membawa lebih banyak uang tunai. Pecahan uang paling berharga untuk Presiden paling berharga!”

Wilson percaya bahwa pecahan uang ini dapat membantu masyarakat Amerika yang terdampak inflasi dan sekaligus merayakan ulang tahun ke-250 Amerika Serikat.

2. Reaksi Publik: Kritik Tajam dan Cemoohan

Alih-alih mendapat dukungan luas, unggahan Wilson justru menuai banyak kritik. Mayoritas warganet mempertanyakan urgensi usulan ini di tengah berbagai masalah ekonomi yang lebih mendesak. Beberapa komentar pedas dari publik antara lain:

  • “Serius? Saya memilih Trump, tapi bukankah ada masalah yang lebih penting untuk ditangani?”
  • “Apakah Anda sudah menyelesaikan lima tugas utama Anda minggu lalu? Jika ini yang ada dalam agenda Anda, sepertinya Anda tidak terlalu dibutuhkan.”
  • “Mulai berpikir akun ini hanya parodi. Anda pikir kita membawa uang US$250 dalam dompet? Anda benar-benar tidak memahami kehidupan rakyat biasa, Joe.”
  • “Ide yang bagus! Sekarang kita memiliki uang kertas yang cukup besar untuk membeli satu karton telur.”

Kritik ini mencerminkan ketidakpuasan masyarakat terhadap prioritas kebijakan yang diusulkan Wilson, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi yang sedang berlangsung.

Respons Wilson: Tetap Optimis Meski Dikecam

Meski mendapat gelombang kritik, Wilson tetap mempertahankan usulannya dan bahkan secara resmi mengajukan Donald J. Trump US$250 Bill Act di Kongres. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada beberapa rekan anggota Kongres yang mendukungnya, termasuk Diana Harshbarger, Ralph Norman, dan Darrell Issa.

Dalam pernyataan lanjutannya, Wilson mengatakan:

“Bersyukur telah mengajukan Donald J. Trump US$250 Bill Act. Uang kertas besar dan indah ini akan menghormati ulang tahun ke-250 Amerika dan Presiden paling berharga kita, Donald J. Trump! Terima kasih kepada para co-sponsor. Tuhan memberkati Amerika!”

Namun, meskipun Wilson tampak optimis, peluang usulan ini disahkan menjadi undang-undang masih sangat dipertanyakan.

Dampak dan Potensi Hambatan di Kongres

Jika usulan ini diajukan untuk pembahasan serius di Kongres, ada beberapa faktor yang bisa menjadi kendala utama:

1. Regulasi Mata Uang AS

Desain dan penerbitan uang kertas baru harus melewati berbagai regulasi ketat yang diawasi oleh Departemen Keuangan dan Federal Reserve. Tidak mudah bagi seorang anggota Kongres untuk mengubah sistem yang sudah ada hanya dengan satu undang-undang.

2. Faktor Politik dan Pemilu 2024

Usulan ini dinilai oleh banyak pihak sebagai bagian dari strategi politik Partai Republik untuk semakin memperkuat pengaruh Trump menjelang Pemilu Presiden 2024. Jika benar demikian, maka besar kemungkinan usulan ini hanya bersifat gimik politik tanpa niat serius untuk direalisasikan.

3. Respons Demokrat dan Pemerintah Biden

Pihak Demokrat diperkirakan akan menolak keras usulan ini. Pemerintahan Biden yang sedang fokus pada pemulihan ekonomi pasca-pandemi kemungkinan akan memprioritaskan kebijakan moneter yang lebih realistis dibanding sekadar mencetak uang kertas baru.

Kesimpulan: Akankah Pecahan US$250 Ini Jadi Kenyataan?

Di tengah ketidakpastian ekonomi dan polarisasi politik di AS, usulan uang kertas US$250 bergambar Donald Trump ini tampaknya lebih bersifat simbolis dan politis ketimbang solusi nyata terhadap inflasi.

Meskipun Wilson dan sejumlah pendukungnya yakin bahwa kebijakan ini bisa membantu ekonomi AS, banyak pihak menilai bahwa ada prioritas yang jauh lebih penting untuk ditangani oleh Kongres ketimbang sekadar mencetak uang baru.

Apakah uang kertas ini benar-benar akan diterbitkan atau hanya menjadi sekadar wacana politik? Kita tunggu perkembangan selanjutnya!

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru