Geser Kebawah
BankKeuangan

Himbara Dapat Titah Baru dari Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Siap Dibangun

192
×

Himbara Dapat Titah Baru dari Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Siap Dibangun

Sebarkan artikel ini
Himbara Dapat Titah Baru dari Prabowo Koperasi Desa Merah Putih Siap Dibangun
Presiden Prabowo akan membentuk Koperasi Desa Merah Putih di 70.000 desa dengan dukungan Himbara. Bagaimana skemanya? Simak ulasan lengkapnya!

JAKARTA, BursaNusantara.com – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana besar untuk membangun Koperasi Desa Merah Putih (Kop Des Merah Putih) di 70.000 hingga 80.000 desa di seluruh Indonesia. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi desa dengan dukungan penuh dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Namun, dalam pelaksanaannya, terdapat tantangan besar terkait sumber pembiayaan. Pemerintah hanya memiliki dana desa sekitar Rp 1 miliar per tahun, sementara kebutuhan anggaran untuk mendirikan satu Kop Des diperkirakan mencapai Rp 3 miliar hingga Rp 5 miliar.

Sponsor
Iklan

Skema Pembiayaan: Peran Himbara dalam Pendirian Kop Des

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa dana desa yang tersedia tidak cukup untuk menutup seluruh kebutuhan pendirian koperasi. Oleh karena itu, pemerintah meminta Himbara, yang terdiri dari Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri (BMRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Tabungan Negara (BTN), untuk berperan aktif dalam pendanaan awal.

Pembiayaan dari Himbara: Solusi Pemerintah

Pemerintah mengusulkan agar Himbara memberikan pinjaman awal untuk pendirian Kop Des. Skemanya adalah:

  1. Setiap Kop Des mendapatkan pembiayaan awal dari Himbara sebesar Rp 3-5 miliar.
  2. Dana tersebut akan dikembalikan dalam jangka waktu 3–5 tahun melalui angsuran dari koperasi.
  3. Dana desa tetap digunakan untuk mendukung operasional dan kebutuhan lainnya.

Dengan skema ini, diharapkan Kop Des dapat beroperasi maksimal sejak awal tanpa harus menunggu akumulasi dana desa yang terbatas.

Tiga Model Pengembangan Kop Des Merah Putih

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menjelaskan bahwa pengembangan Kop Des akan dilakukan melalui tiga model utama:

  1. Membangun koperasi baru di desa-desa yang belum memiliki koperasi.
  2. Merevitalisasi koperasi yang sudah ada agar lebih produktif dan profesional.
  3. Mengembangkan koperasi berbasis sektor pertanian dengan integrasi gabungan kelompok tani (gapoktan).

Saat ini, terdapat 64.000 gapoktan yang siap bermigrasi menjadi koperasi, memungkinkan integrasi sistem pertanian dan distribusi pangan yang lebih efisien.

Dampak Positif: Memotong Mata Rantai Distribusi

Budi Arie menambahkan bahwa salah satu tujuan utama Kop Des adalah memangkas mata rantai distribusi barang yang selama ini merugikan konsumen dan produsen. Dengan sistem koperasi, harga bahan pokok diharapkan lebih terjangkau, baik bagi masyarakat maupun petani dan produsen lokal.

“Dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih, distribusi barang akan lebih efisien, sehingga harga bisa lebih murah bagi masyarakat dan keuntungan lebih besar bagi produsen,” ujar Budi Arie.

Membangun Ekonomi Desa yang Mandiri

Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan salah satu langkah strategis pemerintahan Prabowo dalam memperkuat ekonomi desa. Dengan kolaborasi antara pemerintah, Himbara, dan koperasi desa, diharapkan proyek ini bisa berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam hal pendanaan dan manajemen koperasi. Oleh karena itu, peran aktif seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar program ini sukses dan mampu mewujudkan desa yang mandiri secara ekonomi.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru