JAKARTA, BursaNusantara.com – Hyundai Motor Indonesia (HMID) semakin serius dalam memperluas pangsa pasarnya di Indonesia dengan menargetkan peluncuran lebih dari 15 model baru hingga tahun 2028. Langkah ini sejalan dengan strategi perusahaan dalam menghadirkan inovasi otomotif, khususnya kendaraan ramah lingkungan.
Hyundai Siapkan 15 Model Baru hingga 2028
Chief Operating Officer Hyundai Motor Indonesia, Fransciscus Soerjopranoto, menyatakan bahwa pasar otomotif Indonesia memiliki potensi yang besar dan menarik bagi produsen kendaraan global. Sejak tahun 2020, Hyundai telah mulai memperkenalkan kendaraan listrik, seperti Ioniq dan Kona, ke pasar Indonesia.
“Kami berkomitmen menghadirkan lebih dari 15 model baru hingga 2028. Model-model tersebut bukan sekadar penyegaran produk, melainkan benar-benar model baru yang belum pernah ada sebelumnya,” ujar Fransciscus dalam acara Buka Bersama Hyundai Indonesia di Jakarta, Kamis (21/3/2025) malam.
Ia menambahkan bahwa model-model yang akan diluncurkan terdiri dari berbagai jenis powertrain, mulai dari mesin pembakaran internal (combustion engine), hybrid, hingga kendaraan listrik berbasis baterai (EV). “Kami berfokus pada pengembangan kendaraan yang lebih ramah lingkungan,” jelasnya.
Produksi Lokal dan Ekspor
Hyundai juga berencana memproduksi sebagian besar model-model baru ini secara lokal, sekaligus menargetkan ekspor ke berbagai negara. “Kami akan memanfaatkan sumber daya yang ada di Indonesia serta fasilitas manufaktur yang telah kami bangun. Saat ini, kami sedang menyusun strategi untuk memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan pasar domestik dan ekspor,” ujar Fransciscus.
Meski belum memberikan rincian mengenai komposisi kendaraan yang akan diproduksi, ia memastikan bahwa Hyundai akan semakin memperkuat kehadirannya di segmen kendaraan listrik. “Kami telah memiliki ekosistem EV yang cukup lengkap, mulai dari produksi hingga infrastruktur pendukung seperti charging station,” tambahnya.
Investasi Besar di Sektor Kendaraan Listrik
Untuk mendukung ekspansi kendaraan listrik, Hyundai telah berinvestasi besar dalam pembangunan pabrik baterai EV di Indonesia. Nilai investasi pabrik ini diperkirakan mencapai USD 3 miliar. Selain itu, Hyundai juga terus memperluas jaringan stasiun pengisian daya untuk meningkatkan kenyamanan pengguna mobil listrik di Indonesia.
“Kami tidak hanya menjual kendaraan listrik, tetapi juga ingin menciptakan ekosistem yang mendukung transisi ke era mobilitas ramah lingkungan,” kata Fransciscus.
Peluncuran Ioniq 5 Limited Edition dengan Sentuhan Batik
Pada kesempatan yang sama, Hyundai juga memperkenalkan Ioniq 5 Limited Edition yang hadir dengan desain batik sebagai identitas budaya Indonesia. Peluncuran ini dilakukan sebagai respons atas permintaan konsumen yang menginginkan model eksklusif dengan elemen khas lokal.
“Kami melihat adanya permintaan dari konsumen Indonesia yang ingin memiliki kendaraan dengan desain unik dan terbatas. Oleh karena itu, kami menghadirkan Ioniq 5 Limited Edition dengan nuansa batik dan hanya tersedia sebanyak 50 unit,” jelas Fransciscus.
Ioniq 5 Limited Edition ini menampilkan motif Batik Kawung pada bagian interior dan eksteriornya. Desain ini dikombinasikan dengan elemen pixel yang menjadi ciri khas teknologi digital Hyundai. “Kami ingin memberikan pengalaman berbeda kepada konsumen dengan menghadirkan produk yang menggabungkan inovasi teknologi dan budaya lokal,” tambahnya.
Hyundai juga menawarkan program spesial bagi pembeli Ioniq 5 Limited Edition, seperti bunga 0% selama tiga tahun dan fasilitas pengisian daya gratis selama tiga tahun. “Kami ingin memberikan nilai tambah kepada konsumen yang memilih kendaraan listrik kami,” kata Fransciscus.












