JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Ifishdeco Tbk (IFSH) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa (25/3). Salah satu hasil rapat tersebut adalah persetujuan pembagian dividen sebesar Rp 13,05 per saham.
Pembagian Dividen dan Penggunaan Laba
Total dividen yang dibagikan oleh IFSH mencapai Rp 25,09 miliar, setara dengan 30% dari laba bersih perusahaan pada tahun 2024 yang mencapai Rp 83,66 miliar.
Corporate Secretary IFSH, Rivka Rotua Natasya, menyatakan bahwa selain dialokasikan untuk dividen tunai, sisa laba bersih tahun lalu akan digunakan sebagai laba ditahan untuk memperkuat modal kerja perusahaan.
Target Produksi Nikel Meningkat
IFSH menargetkan peningkatan volume produksi bijih nikel pada tahun 2025 dan 2026. Perseroan menargetkan produksi sebesar 2,24 juta ton bijih nikel pada tahun ini, meningkat dari realisasi produksi tahun lalu yang sebesar 2,01 juta ton.
Pada tahun 2026, target produksi kembali dinaikkan menjadi 2,29 juta ton.
“Perseroan optimistis bahwa produksi bijih nikel dapat terus tumbuh dan memberikan nilai bagi pemegang saham serta pemangku kepentingan lainnya,” ujar Rivka dalam keterangannya.
Sementara itu, volume penjualan bijih nikel IFSH sepanjang tahun 2024 mencapai 1,63 juta ton. Dengan peningkatan produksi, perusahaan berharap dapat meningkatkan penjualan sekaligus memperkuat posisinya di industri pertambangan.
Strategi Ekspansi dan Akuisisi
Melihat prospek bisnis nikel yang positif, IFSH terus membuka peluang ekspansi, termasuk melalui akuisisi tambang nikel baru.
Strategi ini bertujuan untuk memperbesar cadangan nikel serta menambah sumber pertumbuhan baru di masa depan. Dengan meningkatnya permintaan terhadap nikel, terutama untuk industri baterai kendaraan listrik, langkah ekspansi ini dinilai strategis untuk memperkuat daya saing perusahaan.
Perubahan Susunan Direksi dan Komisaris
Dalam RUPST dan RUPSLB, IFSH juga menetapkan susunan baru dewan direksi dan komisaris. Perubahan ini berlaku sejak ditutupnya RUPS hingga RUPST tahun 2029.
Direksi:
- Presiden Direktur: Muhammad Ishaq
- Direktur: Leman Suti
- Direktur: Agus Prasetyono
- Direktur: Iwan Luison
Komisaris:
- Presiden Komisaris / Komisaris Independen: Akhmad Syakhroza
- Komisaris: Oei Harry Fong Jaya
- Komisaris: Lina Suti
- Komisaris: Oei Michele Mallorie Sunogo
- Komisaris: Ryan Fong Jaya
- Komisaris Independen: Hongisisilia
- Komisaris Independen: Roesmanhadi
Dengan strategi pertumbuhan produksi dan ekspansi bisnis yang agresif, serta susunan manajemen yang diperbarui, IFSH optimistis dapat terus mencetak pertumbuhan kinerja yang positif di tahun-tahun mendatang.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.









