Ekonomi Makro

IHSG Bangkit! Airlangga & Danantara Luncurkan 4 Jurus Maut

213
IHSG Bangkit! Airlangga & Danantara Luncurkan 4 Jurus Maut
IHSG anjlok 8%? Airlangga Hartarto ungkap strategi penyelamatan bursa: free float 15% & suntikan dana pensiun. Cek detail reformasi pasar modal RI sekarang!

Lawan Gejolak Global: Pemerintah dan Danantara Kerahkan Reformasi Struktural Total di BEI

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh meskipun pasar modal sempat terguncang hebat.

Setelah IHSG ambruk lebih dari 8% akibat sentimen regulasi global dari MSCI dan lembaga rating seperti UBS, pemerintah segera meluncurkan Strategi Penyelamatan IHSG melalui koordinasi ketat antara fiskal dan moneter. Kabar baiknya, IHSG terpantau mulai masuk ke jalur hijau pada perdagangan pagi ini.

Oleh karena itu, pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara telah menyepakati langkah-langkah darurat untuk menjaga stabilitas pasar.

Selain itu, transformasi struktural ini bertujuan untuk meningkatkan kredibilitas bursa di mata dunia internasional.

Transformasi Struktural: Demutualisasi dan Masuknya Danantara

Pemerintah mempercepat proses demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ditargetkan mulai berproses tahun ini.

Langkah strategis ini dilakukan untuk mengurangi benturan kepentingan antara pengurus bursa dengan anggota bursa, serta mencegah praktik pasar yang tidak sehat. Percepatan demutualisasi ini juga menjadi pintu masuk bagi Danantara untuk menjadi pemegang saham resmi di BEI.

CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa pihaknya terbuka untuk masuk sebagai pemegang saham BEI melalui skema Initial Public Offering (IPO) pada Kuartal I-2026. Mengingat kontribusi BUMN mencapai hampir 30% dari total kapitalisasi pasar, keterlibatan Danantara akan mendorong bursa menjadi lebih transparan dan akuntabel.

Injeksi Likuiditas: Free Float 15% dan Dana Pensiun

Guna memperdalam pasar modal, pemerintah menetapkan dua aturan baru yang akan berdampak langsung pada likuiditas:

  • Peningkatan Free Float: OJK ditargetkan menaikkan syarat saham publik (free float) minimal dari 7,5% menjadi 15% pada Maret 2026. Angka ini dianggap lebih kompetitif dan sejajar dengan standar internasional di kawasan Asia.
  • Relaksasi Investasi Dana Pensiun: Limit investasi Dana Pensiun (Dapen) dan asuransi di pasar modal ditingkatkan secara signifikan dari 8% menjadi 20%.

Peningkatan limit investasi ini mengikuti standar negara-negara OECD. Akibatnya, bursa Indonesia diharapkan memiliki ketahanan yang lebih kuat terhadap guncangan eksternal karena memiliki basis investor domestik yang lebih luas.

Kredibilitas adalah Kunci: Pesan Tenang bagi Investor

Pemerintah menjamin perlindungan bagi seluruh investor melalui penguatan tata kelola dan keterbukaan informasi. Airlangga menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen mengadopsi standar internasional agar bursa tetap adil dan kompetitif.

Meskipun terjadi tekanan dari indeks global, faktor fundamental ekonomi makro dan kondisi fiskal Indonesia berada dalam posisi yang sangat aman.

Oleh sebab itu, para investor diimbau untuk tetap tenang dan melihat sinyal positif dari rebound pasar saat ini. Jadi, fokuslah pada investasi jangka panjang karena pemerintah terus bekerja keras untuk mempertahankan status Indonesia sebagai emerging market yang prospektif.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version