JAKARTA, BursaNusantara.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami pergerakan fluktuatif pada pekan ini. Phintraco Sekuritas memproyeksikan indeks akan bergerak dalam rentang resistance 6.630, pivot 6.500, dan support 6.370. Dengan volatilitas tinggi, investor perlu mencermati pergerakan pasar serta peluang dari saham-saham pilihan.
Dampak Kebijakan Global terhadap IHSG
Pergerakan pasar saham global menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi IHSG. Indeks-indeks utama di Wall Street mengalami rebound signifikan pada perdagangan Jumat (14/3). Meskipun demikian, secara mingguan, Dow Jones Industrial Average (DJIA) tercatat melemah lebih dari 3%, sedangkan Nasdaq dan S&P 500 turun lebih dari 2%.
Menurut Phintraco Sekuritas, pergerakan tersebut didorong oleh antisipasi pasar terhadap kebijakan tarif Pemerintah AS serta keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan diumumkan pada 19 Maret 2025. Data CME FedWatch Tools mencatat probabilitas suku bunga acuan bertahan di level 4.25%-4.5% sebesar 98% per Jumat (14/3/2025).
Dari sisi regional, China dijadwalkan merilis data ekonomi penting, termasuk laporan penjualan ritel yang diprediksi naik menjadi 4% year-on-year (yoy) pada Februari 2025 dari sebelumnya 3.7% yoy pada Januari 2025. Namun, Foreign Direct Investment (FDI) China tercatat mengalami penurunan signifikan sebesar 20.40% yoy pada Februari 2025, dibandingkan penurunan 13.40% yoy pada Januari 2025. Hal ini memperkuat keputusan Pemerintah China untuk mengimplementasikan stimulus ekonomi besar-besaran sejak kuartal IV-2024 guna meningkatkan konsumsi domestik.
Sentimen Domestik dan Proyeksi IHSG
Dari dalam negeri, pasar tengah mengantisipasi data Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) yang diperkirakan kembali mencatat surplus pada Februari 2025. Hal ini sejalan dengan penurunan impor dan perlambatan pertumbuhan ekspor. Kondisi ini diperkirakan terjadi karena berkurangnya konsumsi domestik menjelang Ramadan dan Idulfitri pada Maret-April 2025.
Melihat tingginya ketidakpastian baik dari faktor eksternal maupun internal, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG masih akan bergerak dalam rentang fluktuatif yang cukup lebar, yakni di kisaran 6.370 hingga 6.630.
Saham Pilihan Pekan Ini
Di tengah kondisi pasar yang dinamis, Phintraco Sekuritas merekomendasikan enam saham yang berpotensi memberikan keuntungan bagi investor, yaitu:
Saham-saham tersebut dipilih berdasarkan analisis teknikal dan fundamental yang mencerminkan potensi pertumbuhan serta daya tahan terhadap fluktuasi pasar. Investor disarankan untuk mencermati pergerakan saham tersebut dan menyesuaikan strategi investasi mereka berdasarkan kondisi pasar yang berkembang.
Dengan volatilitas yang masih tinggi, pelaku pasar perlu tetap waspada dan mempertimbangkan faktor-faktor fundamental serta teknikal sebelum mengambil keputusan investasi.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












